Page 128 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 128

Serangga memiliki sistem peredaran darah terbuka, darah diedarkan dari aorta
                         ke seluruh tubuh tanpa melalui pembuluh darah. Darah dari seluruh tubuh  masuk ke
                         jantung melalui sistem osteum dan tidak memiliki pembuluh balik.
                              Lain halnya dengan hewan-hewan yang mempunyai tingkatan lebih tinggi, peredaran
                         di dalam tubuhnya terjadi dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain sehingga
                         tidak memadai lagi jika hanya mengandalkan proses difusi. Hewan-hewan tersebut
                         dilengkapi dengan sistem peredaran darah yang dapat dikelompokkan menjadi dua
                         macam, yaitu sistem peredaran darah terbuka dan sistem peredaran darah tertutup.

                     1. Sistem Peredaran Darah Terbuka

                              Pada sistem ini, darah bercampur dengan cairan yang terdapat pada rongga-
                         rongga tubuh maupun pada ruang-ruang antarjaringan. Darah pada sistem peredaran
                         darah terbuka umumnya hampir tidak berwarna walaupun mengandung pigmen
                         pernapasan berupa hemoglobin, hemosianin, atau jenis lain yang terlarut di dalamnya.
                         Sel-sel darah bersifat amuboid
                              Hewan-hewan yang memiliki sistem peredaran darah terbuka antara lain
                         Arthropoda serta sebagian dari annelida, mollusca, dan echinodermata. Aliran darah
                         di dalam tubuh hewan tersebut ditimbulkan oleh desakan dari jantung yang strukturnya
                         masih sangat sederhana, misalnya pada mollusca hanya terdiri dari satu serambi
                         (atrium) dan satu bilik (ventrikel). Jantung pada beberapa jenis Arthropoda tidak
                         memiliki kamar-kamar sehingga dianggap sebagai pelebaran pembuluh darah saja.










                                     Hemolimfa dalam sinus
                                     yang mengelilingi organ                   Pembuluh cabang kecil pada
                                                                                 masing-masing organ
                                                                                      Sumber: Biology, 1999
                            Gambar 5.14a.  Sistem peredaran darah terbuka   b. sistem peredaran darah tertutup.

                     2. Sistem Peredaran Darah Tertutup

                              Sistem peredaran ini dijumpai pada chordata, cephalopoda, holothuroidea,
                         oligochaeta, dan hirudinae. Namun, pembahasan akan lebih ditekankan pada
                         vertebrata yang merupakan anggota dari chordata. Alat peredarannya terdiri dari
                         darah, jantung, dan pembuluh-pembuluh darah.
                              Jantung berfungsi sebagai alat pemompa darah. Terdiri atas serambi (ruang
                         penampung darah yang masuk ke jantung) dan bilik (pemompa darah yang
                         menyebabkan aliran darah ke luar jantung). Kedua macam ruangan tersebut dipisahkan
                         oleh katup pencegah arus balik.


                     Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI                                          121
   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133