Page 186 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 186
Tubulus malpighi tidak memiliki saluran keluaran. Oleh sebab itu, asam urat
disalurkan ke usus belakang. Dengan cara seperti ini, zat sisa metabolisme akan dibuang
bersama feses. Dengan demikian, dapat mencegah belalang untuk kehilangan air dari
dalam tubuhnya. Bentuk ekskresi ini tidak terdapat pada ekskresi hewan lain.
2. Sistem Ekskresi pada Ikan
Berdasarkan lingkungan tempat hidupnya terdapat dua jenis ikan, yaitu ikan
laut dan ikan air tawar. Perbedaan salinitas lingkungan tempat hidup ikan itu
menyebabkan perbedaan pada kerja ginjal dari masing-masing ikan.
Pada ikan air tawar, lingkungan hipotonik menyebabkan air masuk terus-menerus
ke dalam tubuh. Agar terhindar dari pengenceran cairan tubuh, ginjal ikan harus bekerja
keras mengeluarkan air ini dalam bentuk urin. Darah yang membawa air dan garam-
garam akan memasuki kapsula Bowman melalui glomerulus. Pada kapsul bowman
akan terjadi filtrasi. Zat-zat yang masih dibutuhkan diserap kembali oleh arteri
oeritubuler yang mengelilingi tubulus.
testis
ginjal
testis
ginjal
saluran ginjal
(a) (b) Sumber: Modern Biology, 1993
Gambar 8.8 Organ utama pada sistem ekskresi (a) ikan air tawar (b) ikan air laut.
Horizon Biologi
Osmoregulasi
Pada ikan, eksresi tidak hanya berfungsi untuk mengeluarkan zat
sisa, tetapi untuk mengatur juga keseimbangan cairan tubuh atau
osmoregulasi. Osmoregulasi ikan air tawar berbeda dengan ikan air laut.
Ikan air tawar hidup di lingkungan hipotonis (konsentrasi air di dalam
tubuh lebih rendah daripada konsentrasi air di luar tubuh). Oleh sebab
itu, ikan air tawar banyak mengekskresikan urin. Sebaliknya, ikan air Sumber: Ensiklopedi
laut hidup di lingkungan hipertonis (konsentrasi air di dalam tubuh lebih Umum untuk Pelajar,
jilid 3, 2003
tinggi daripada konsentrasi air di luar tubuh). Oleh sebab itu, ikan laut
sedikit mengekspresikan urin.
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 179

