Page 183 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 183
kontras, yaitu kantong empedu. Dari hati dikeluarkan cairan empedu yang mengandung
zat-zat pengemulsi lemak, juga mengandung pigmen.
Jelajah Biologi
Untuk lebih memahami materi mengenai
sistem ekskresi yang dibahas pada bab ini,
kunjungi website: http://www.emc.
maricopa.edu
Pembuluh hati
Pigmen empedu merupakan hasil
penghancuran sel-sel darah merah yang Empedu
sudah tua dan ditumpuk di hati. Hati Sumber: Encarta, 2005
mengubah dan menghancurkan sampah Gambar 8.6 Hati.
tersebut. Hemoglobin tua diubah menjadi pigmen empedu. Saat cairan empedu
memasuki usus, pigmen tidak turut dicernakan, hanya dilewatkan dan bersatu dengan
tinja. Warna kuning tinja merupakan bukti adanya pigmen empedu. Jadi, sampah
hemoglobin dibuang melalui tinja. Selain itu, aktivitas bakteri dari usus besar
menyebabkan pigmen terserap ke dalam darah. Warna kuning pada plasma darah
dan urin berasal dari pigmen empedu juga.
Hati juga mensintesis sejumlah protein menjadi senyawa penetral racun, dan
dapat menghancurkan bakteri dalam darah. Proses penetralan racun disebut
detoksifikasi. Hati juga akan mengakumulasi racun yang sulit diuraikan dan disimpan
di dalam hati agar tidak meracuni seluruh tubuh.
C. Gangguan pada Sistem Ekskresi
Mengingat fungsi ginjal yang amat penting bagi kelangsungan hidup organisme
maka semaksimal mungkin segala gangguan terhadap ginjal harus dihindarkan. Akan
tetapi, ini merupakan pekerjaan berat. Banyak kelainan dan gangguan pada fungsi
ginjal, di antaranya akan dijelaskan sebagai berikut.
1. Diabetes
Penyebab diabetes ada dua macam. Pertama diabetes insipidus, terjadi akibat
ketidakmampuan si penderita untuk memproduksi hormon ADH. Ketiadaan ADH
menyebabkan penderita selalu ingin kencing, hampir sebanyak 20 kali sehari. Akibatnya
penderita selalu merasa haus sekali.
Kedua, yaitu diabetes mellitus. Diabetes mellitus adalah penyakit yang diakibatkan
kegagalan pankreas memproduksi insulin. Insulin adalah hormon yang mengatur kadar
gula darah agar tidak melebihi normal. Berlebihnya gula dalam darah tidak mampu
176 Bab 8 Sistem Ekskresi

