Page 182 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 182

Pengaturan kerja kelenjar keringat berada di bawah pengaruh pusat pengaturan
                         suhu badan (hipotalamus) dan enzim brandikinin yang kerjanya dirangsang oleh
                         perubahan suhu tubuh. Pada orang yang memiliki aktivitas yang cukup tinggi dalam
                         kesehariannya, pengeluaran keringat akan lebih banyak dari kondisi normal sehingga
                         air dan garam banyak yang terbuang. Hal ini akan mengakibatkan orang tersebut
                         mengalami dehidrasi.
                              Pada saat lingkungan sedang panas kelenjar keringat aktif dan pembuluh kapiler
                         di kulit melebar. Melebarnya kapiler menyebabkan merembesnya air dan sisa
                         metabolisme menjadi keringat. Aktifnya kelenjar keringat mengakibatkan keluarnya
                         keringat ke permukaan kulit dengan cara penguapan. Penguapan menyebabkan suhu
                         di permukaan kulit turun sehingga kita tidak merasakan panas lagi.
                              Berkeringat merupakan cara kulit menjaga keseimbangan suhu tubuh dengan
                         lingkungannya. Ketika cuaca sedang buruk atau suhu lingkungan dingin, kelenjar
                         keringat menghentikan aktivitasnya, kemudian kapiler darah di kulit menyempit. Pada
                         keadaan ini darah tidak dapat membuang air dan sisa metabolisme. Dengan demikian,
                         suhu tubuh tetap seperti semula, dan tidak berkurang suhunya. Penguapan sangat
                         jarang terjadi agar tubuh tidak kedinginan.


                     3. Paru-Paru

                              Selain bekerja dalam proses pernapasan, paru-paru berperan ganda dalam
                         proses pengeluaran. Satu-satunya alat yang dapat membuang sisa metabolisme dalam
                         bentuk gas adalah paru-paru. Ekskresi paru-paru bersamaan dengan respirasi. Fase
                         ekshalasi atau ekspirasi pada proses bernapas sebetulnya juga merupakan proses
                         ekskresi.
                              Karbon dioksida dan uap air adalah sisa respirasi dalam setiap sel tubuh,
                         khususnya dilakukan oleh mitokondria dalam rangka perolehan energi melalui oksidasi
                         makanan. Secara kimiawi, proses tersebut dapat ditulis sebagai berikut.

                              C H O   +  6O                   6CO     +    6H O    +    energi
                               6  12  6      2                    2         2
                                 gula    oksigen

                                                              dibuang   dibuang     dipakai
                              Sisa respirasi berupa gas karbon dioksida dan uap air ini yang diembuskan
                         keluar pada fase ekshalasi. Awalnya, karbon dioksida dan uap air dari sel didifusikan
                         ke darah dalam vena, kemudian dialirkan ke paru-paru untuk diekskresikan.


                     4. Hati

                              Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh. Peran utamanya membantu proses
                         pencernaan makanan. Di dekat hati terdapat sebuah kantong kecil dengan warna



                     Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI                                          175
   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187