Page 193 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 193
A. Pendahuluan
Seperti telah anda ketahui, di dalam tubuh manusia terdapat beberapa sistem organ.
Agar seluruh sistem organ itu dapat bekerja dengan baik dan saling mendukung satu sama
lain, tentunya harus ada sistem lain yang berfungsi untuk mengatur seluruh proses kerja
sistem organ tersebut. Sistem yang dimaksud adalah sistem koordinasi. Sesuai dengan
namanya, sistem ini berfungsi untuk mengatur sistem organ tubuh yang lain agar dapat
menjalankan fungsinya dan bekerja sama secara serasi dan efisien.
Dalam tubuh kita, dibedakan menjadi dua sistem koordinasi berdasarkan sifat
kerjanya, yaitu sistem koordinasi yang dilakukan oleh sistem saraf dan yang dilakukan
oleh sistem endokrin (hormonal). Di antara keduanya terdapat perbedaan. Koordinasi
oleh sistem saraf berlangsung cepat untuk menanggapi adanya perubahan lingkungan yang
memerlukan tanggapan segera, sedangkan pengaturan oleh sistem hormon berlangsung
jauh lebih lambat, namun lebih teratur. Sebagai contoh, cara kerja sistem koordinasi, ketika
seseorang melakukan aktivitas lari, otak akan memantau perubahan kadar oksigen dan
karbon dioksida dalam darah. Apabila telah diketahui apa yang terdeteksi, otak melalui
sistem saraf akan mengirimkan impuls-impuls saraf ke diafragma, otot, jantung, dan paru-
paru untuk memberikan tanggapan terhadap impuls-impuls saraf yang telah dikirimkan
otak. Dalam hal ini, sistem koordinasi dilakukan oleh sistem saraf. Bagaimana kedua sistem
koordinasi bekerja untuk menjalankan fungsinya?
Agar Anda lebih mudah memahami materi pada bab ini, perhatikanlah peta konsep
berikut!
Sistem Koordinasi
terdiri dari
memengaruhi
Sistem Hormon
saraf menghantarkan impuls Alat
memberikan perintah indra memengaruhi menghasilkan
disusun Perubahan
terdiri dari menerima fisik
Sel-sel dihasilkan oleh
saraf Saraf Rangsang Perubahan
pusat perilaku
meneruskan dari
Saraf lingkungan
tepi Kelenjar hipofisa
berupa terdiri dari Kelenjar tiroid
Neuron Indra mata
motorik Kelenjar paratiroid
Hidung
Neuron menerima Telinga Kelenjar anak ginjal
sensorik Kelenjar pankreas
Lidah
Neuron Kelenjar reproduksi
multipolar Kulit Kelenjar timus
186 Bab 9 Sistem Koordinasi

