Page 243 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 243

Semakin tinggi derajat perkembangan hewan dan semakin besar tubuh hewan, semakin
                     lama masa kehamilannya. Pada umumnya, anak mamalia lahir dalam keadaaan lemah.
                     Oleh sebab itu, induk mamalia senantiasa harus memelihara anaknya.
                         Untuk melakukan reproduksi secara seksual, baik pada hewan jantan maupun betina
                     dilengkapi dengan alat-alat reproduksi. Alat reproduksi pada hewan jantan terdiri atas
                     saluran-saluran dan kelenjar-kelenjar. Saluran-saluran kelamin pada hewan jantan terdiri
                     atas skrotum, vas deferens, duktus ejakulatoris, dan duktus epididimis, sedangkan penis
                     merupakan alat kelamin bagian terluar dari hewan jantan. Kelenjar-kelenjar kelamin pada
                     hewan jantan terdiri atas vesikula seminalis, kelenjar prostat, kelenjar bulbouretal, dan
                     kelenjar penis. Sperma yang merupakan sel kelamin jantan dihasilkan di skrotum, yaitu
                     tubulus seminiferus.
                         Alat kelamin pada hewan betina yang melakukan reproduksi secara seksual terdiri
                     atas alat reproduksi bagian luar dan dalam. Alat reproduksi bagian luar terdiri atas bagian-
                     bagian yang disebut labia mayora, labia minora, himen, klitoris, dan mons pubis, sedangkan
                     alat kelamin bagian dalamnya terdiri atas ovarium, oviduk, tuba fallopi, uterus, dan vagina.
                         Dalam proses reproduksi seksual pada hewan, setelah terjadi pertemuan sperma
                     dan ovum yang dikenal sebagai fertilisasi, akan terjadi pembelahan sel dari zigot yang
                     terbentuk di dalam oviduk. Selanjutnya, zigot akan terus membelah hingga menjadi embrio
                     yang kemudian terimplantasi di dinding rahim. Di dinding rahim embrio melanjutkan
                     perkembangan dengan membentuk membran, yang terdiri atas kuning telur, amnion, korion,
                     dan alantois. Di samping bagian-bagian tersebut, terdapat juga bagian yang disebut plasenta
                     atau ari-ari dan tali pusar. Setelah berkembang selama sembilan bulan, maka terbentuklah
                     bayi yang sempurna dan siap untuk dilahirkan.



                            Uji Kompetensi



                     A.  Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, atau E di depan jawaban
                         yang benar!

                           1. Berikut ini adalah pasangan alat reproduksi dengan kegiatannya yang benar,
                              kecuali . . . .
                              A. skortum – pelindung testis
                              B.  tubulus seminiferus – menghasilkan sperma
                              C. epididimis – saluran pematangan sperma
                              D. sel sertoli – penyedia nutrisi sperma
                              E.  vas deferens – saluran sperma ke vagina




                     236                                                   Bab 10  Sistem Reproduksi Organisme
   238   239   240   241   242   243   244   245   246   247   248