Page 258 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 258

Pada imunitas humoral langkah-langkahnya adalah pendeteksian antigen, pengaktifan
                     sel T penolong, dan produksi antibodi oleh sel B. Imunitas yang diperantarai oleh sel
                     dimungkinkan dengan adanya sel T penolong, antigen, dan antibodi.
                         Sistem imunitas mengenali sel-sel asing sebagai bukan diri sendiri karena adanya
                     antigen dan antibodi. Setiap antigen yang pertama kali memasuki tubuh akan direspon oleh
                     sistem imun dengan membentuk antibodi yang spesifik terhadap antigen tersebut.
                         Sistem imun juga tidak terlepas dari gangguan. Sistem imun dapat mengalami
                     hipersensitifitas atau imunodefisiensi. Hipersensifitas menyebabkan alergi karena respon
                     yang berlebihan terhadap antigen tertentu. Akibatnya, bukan saja antigen tersebut yang
                     diserang tetapi sel-sel tubuh sendiri akan dikenali sebagai sel-sel asing dan diserang.
                         Autodefisiensi dijumpai pada penyakit AIDS yang disebabkan oleh virus HIV. Virus
                     HIV menyerang sel-sel T, bereplikasi dan berdiam di sana sampai beberapa tahun. Ketika
                     suatu penyakit datang, sel T yang telah terinfeksi tersebut tidak sanggup melawan bahkan
                     dirusak oleh virus HIV. Akibatnya, tubuh tidak mempunyai sistem imunitas lagi.




                             Uji Kompetensi


                     I.  Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, atau E di depan jawaban
                         yang benar!

                         1.   Kulit melakukan pertahanan terhadap mikroba dengan cara . . . .
                              A. mengeluarkan antibodi
                              B.  menghalangi masuknya mikroba ke dalam tubuh
                              C. menelan dan mencerna mikroba
                              D. mengenali antigen mikroba
                              E.  mengeluarkan protein komplemen
                         2.   Peradangan pada jaringan yang diserang mikroba disebabkan oleh . . . .
                              A. histamin            C. antibodi       E.  protein komplemen
                              B.  interferon         D. antigen
                         3.   Di bawah ini merupakan pasangan antara molekul dan sumbernya, kecuali . . . .
                              A. lisotin – air mata                    D. antibodi – makrofaga
                              B.  interferon – sel yang terinfeksi virus  E.  antigen – sel asing
                              C. histamine – sel T
                         4.   Di bawah ini yang merupakan ciri khas peradangan awal adalah . . . .
                              A. demam
                              B.  serangan oleh sel T sitotoksis
                              C. pelebaran arteriola prakapiler
                              D. pelepasan histamin
                              E.  lisis mikroba yang diperantarai oleh antibodi



                     Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI                                          251
   253   254   255   256   257   258   259   260   261   262   263