Page 256 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 256
Salingtemas
Virus flu burung (H5NI) menjadi virus yang menakutkan belakangan ini. Virus
H5NI sebenarnya menyerang unggas, namun karena dapat bermutasi maka dapat
menyerang manusia juga. Serangan virus ini sangat cepat bahkan fatal dengan
gejala seperti demam. Sampai saat ini vaksin H5NI untuk manusia belum ditemukan.
Pertanyaan:
Seperti yang kita ketahui unggas dapat dengan mudah menyebar dan berpindah
karena dapat terbang, sehingga virus ini mudah tersebar ke mana-mana. Menurut
Anda tindakan pencegahan seperti apa yang sebaiknya dilakukan untuk menghindari
serangan virus H5NI?
Setelah kontak dengan penyebab alergi, sistem imun membuat antibodi dari sel
B dan sel T memori. Kontak berikutnya terhadap penyebab alergi yang sama
menyebabkan tanggapan imunitas sekunder yang besar dengan melepaskan banyak
antibodi. Sel-sel kemudian melepaskan histamin, yang memulai tanggapan peradangan.
Sistem imunitas mengingat per-
bedaan antara sel tubuh dan penyerang Alergen
asing. Penyakit autoimun terjadi ketika IgE (antigen)
sistem kekebalan menyerang dan
menghancurkan sel dan diri sendiri.
Penyakit artitis, sclerosis kompleks,
lupus erythematosus, dan rheumatoid
artistic adalah sebagian penyakit dari Sel mast
autoimun.
4. Imunodefesiensi Histamin dan
agen
peradangan lain
Imunodefesiensi diakibatkan oleh Granula
kegagalan atau kekurangan satu atau Gambar 11.11 Respon alergi pada kontak
lebih bagian sistem imunitas. Individu yang pertama antara limfosit dengan penyebab
alergen, dibentuk antibodi yang spesifik
menderita imunodefisiensi peka terhadap terhadap antigen dengan kontak kedua kali
penyakit yang secara normal tidak akan antibodi langsung memacu limfosit mengeluar-
mengganggu kebanyakan orang-orang. kan histamin sehingga mengakibatkan
Kelainan genetis, Penyakit Hodgkin’s, peradangan.
kemoterapi kanker, dan terapi radiasi dapat menyebabkan penyakit imunodefisiensi.
Sindrom imunodefisiensi dari virus HIV (AIDS) adalah suatu kasus penurunan
imunitas akibat pembinasaan T sel oleh virus HIV. HIV secara selektif menginfeksi
dan membunuh sel T penolong. RNA sel T diubah menjadi DNA virus HIV oleh
enzim kebalikan transcriptase. DNA ini kemudian disatukan ke dalam kromosom
manusia selama berbulan-bulan atau tahunan perhatikan Gambar 11.12!
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 249

