Page 79 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 79

belajar tentang akupuntur dan pijat refleksi. Karena dengan mempelajari anatomi ahli
                         akupunktur dan pijat refleksi dapat mengetahui organ yang sakit dengan cara
                         mendeteksi persarafan yang berhubungan dengan organ yang sakit. Di samping itu,
                         masih banyak ilmu pengetahuan terapan yang menggunakan ilmu jaringan dan anatomi
                         sebagai dasar ilmunya.

                             Rangkuman


                         Berdasarkan jumlah sel yang menyusunnya hewan dikelompokkan menjadi hewan
                     bersel satu (uniseluler) dan hewan bersel banyak (multiseluler). Untuk kelangsungan hidupnya,
                     hewan bersel satu menjalankan seluruh aktivitasnya hanya di dalam sel, sedangkan hewan
                     bersel banyak selain menjalankan aktivitas di dalam sel, juga terjadi pada sekelompok sel
                     yang membentuk jaringan, organ, dan sistem organ. Adanya jaringan, organ, dan sistem
                     organ di dalam tubuh hewan bersel banyak bertujuan untuk menjalankan fungsi yang lebih
                     khusus.
                         Unsur-unsur pembentuk jaringan adalah sekelompok sel yang terspesialisasi sehingga
                     memiliki bentuk dan fungsi serta kepentingan yang sama. Proses spesialisasi, yaitu proses
                     perubahan bentuk dan fungsi sel. Jaringan yang terdapat pada hewan terdiri atas empat,
                     yaitu jaringan epitel, jaringan otot, jaringan ikat, dan jaringan saraf.
                         Ciri utama jaringan epitel, yaitu tersusun oleh sel-sel epitelium yang rapat sehingga
                     hampir tidak memiliki ruang di antara sel-sel penyusunnya. Pengelompokan jaringan epitel
                     berdasarkan bentuknya ada tiga, yaitu epitelium pipih, epitelium kubus, dan epitelium
                     silindris, sedangkan menurut susunan lapisan yang menyusunnya, jaringan epitelium terbagi
                     menjadi epitelium selapis dan epitelium berlapis. Di samping itu, jaringan epitelium dapat
                     membentuk kelenjar-kelenjar. Fungsi kelenjar yang terbentuk dari jaringan epitel, yaitu
                     sebagai penghasil zat-zat yang dibutuhkan tubuh, misalnya kelenjar endokrin yang
                     menghasilkan hormon.
                         Jaringan otot terbentuk oleh sel-sel otot yang tersusun membujur dan berbagai serat
                     halus yang disebut miofibril. Tubuh hewan dibentuk oleh tiga jenis jaringan otot, yaitu otot
                     lurik, otot polos, dan otot jantung. Jaringan otot pada tubuh hewan vertebrata berfungsi
                     sebagai alat gerak aktif. Otot lurik adalah otot yang bergerak di bawah kesadaran (volunter),
                     sedangkan otot polos tidak dipengaruhi kesadaran. Otot jantung merupakan jenis otot
                     yang istimewa, karena kontraksinya seperti otot polos tetapi dari bentuknya menyerupai
                     otot lurik.
                         Pada perkembangan awal terbentuknya organisme, jaringan ikat berkembang dari
                     mesenkim. Jaringan ikat di dalam tubuh organisme memiliki fungsi utama sebagai penyokong
                     dan penghubung organ yang satu dengan yang lain. Jaringan ikat memiliki berbagai sel,
                     yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu sel tetap dan sel kelana. Sel-sel jaringan ikat
                     yang termasuk sel tetap, antara lain fibroblas, makrofag, sel mastosit (sel tiang), sel lemak,
                     dan sel plasma, sedangkan yang termasuk sel kelana jaringan ikat, yaitu sel-sel yang termasuk
                     sel darah putih seperti leukosit, limfosit, dan lain-lain.

                     72                                                 Bab 3  Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84