Page 84 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 84
1. Jenis Tulang
Seperti telah anda ketahui pada pembahasan tentang jaringan dan organ, tulang
dibagi menjadi dua kelompok, yaitu tulang rawan (kartilago) dan tulang sejati (osteon).
Pembagian jenis tulang tersebut berdasarkan susunan jaringan dan sifat-sifat atau
ciri-ciri yang dimilikinya.
a. Tulang Rawan (Kartilago)
Tulang rawan tersusun atas sel-sel tulang
rawan yang menghasilkan matriks berupa kondrin.
Tulang rawan ini bersifat bingkas dan lentur karena
terbentuk dari selaput tulang rawan (perikondrium)
yang banyak mengandung sel-sel pembentuk
tulang rawan (kondroblas).
Jaringan tulang rawan pada anak-anak sel-
selnya lebih banyak mengandung sel-sel rawan,
Sumber: Jendela IPTEK, 2000 sedangkan pada orang dewasa jaringan tulang
Gambar 4.1 Penampang melintang rawannya telah terisi oleh matriks-matriks tulang.
tulang rawan. Sebagian besar anak-anak tubuhnya masih terdiri
atas tulang rawan, sedangkan pada orang dewasa tulang rawan hanya ditemukan
pada beberapa bagian atau lokasi tubuh, seperti pada cuping hidung, cuping telinga,
persendian tulang, di antara ruas tulang belakang, antara tulang rusuk dan tulang dada,
dan pada cakra epifisis.
b. Tulang Sejati (Osteon)
Berbeda dengan sifat tulang rawan, tulang sejati atau osteon bersifat keras. Di
samping itu, memiliki susunan struktur yang lebih kompleks dibandingkan dengan
tulang rawan. Tulang memiliki fungsi utama sebagai penyusun rangka tubuh. Struktur
tulang dapat dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu osteoprogenator, osteoblas,
osteosit, dan osteoklas.
Osteoprogenator merupakan sel-sel tulang rawan yang bersifat khusus. Pada
awal perkembangan organisme, sel-sel ini berasal dari mesenkim yang memiliki
kemampuan membelah diri yang sangat baik dan mampu berdiferensiasi menjadi
osteoblas. Osteoprogenator yang terdapat di sebelah bagian luar membran disebut
periosteum.
Osteoblas adalah sel-sel tulang muda yang pada proses terbentuknya tulang
akan membentuk osteosit. Osteosit ini merupakan sel-sel tulang yang telah dewasa.
Osteoblas berasal dari monosit. Pada masa perkembangannya, osteoblas banyak
ditemukan di sekitar permukaan tulang. Osteoblas berfungsi untuk merawat dan
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 79

