Page 76 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 76
Sel saraf atau neuron merupakan unit fungsional pada sistem saraf. Neuron yang
terdapat dalam tubuh bentuknya bermacam-macam bergantung pada tempat
beradanya dan fungsinya. Sitoplasma sel neuron mengandung organel-organel antara
lain badan golgi, mitokondria, dan retikulum endoplasma. Untuk kelangsungan
hidupnya, neuron mendapatkan suplai makanan melalui neuroglia yang terdapat di
sekitarnya.
Neuron memiliki badan sel, dendrit, dan neurit (akson). Berikut akan diuraikan
masing-masing bagian neuron tersebut.
1) Badan sel
Badan sel merupakan bagian utama sel saraf yang mengandung inti,
sitoplasma, membran sel, dan mengandung satu atau lebih percabangan sel yang
berbentuk ramping, amat panjang, dan bercabang-cabang. Percabangan badan
sel saraf ini terdiri atas dendrit dan akson. Di dalam sitoplasma badan sel saraf
terdapat organel sel yang terdiri atas mitokondria, badan golgi, lisosom, dan
badan niessl. Badan niessl ini sebenarnya adalah retikulum endoplasma yang
berperan penting untuk sintesis protein.
2) Dendrit
Dendrit adalah perpanjangan sitoplasma badan sel saraf. Biasanya
mengalami percabangan dalam jumlah yang cukup banyak. Dendrit bersama
dengan perikarion membentuk daerah utama untuk menerima rangsangan,
kemudian membawanya ke badan sel saraf. Jadi, fungsi utama dendrit adalah
membawa rangsangan menuju badan sel saraf. Pada ujung-ujung setiap
percabangan dendrit terdapat bentolan sangat halus yang berguna untuk
menempelkan dirinya ke saraf lain.
3) Neurit (akson)
Neurit atau akson merupakan perpanjangan sitoplasma badan sel saraf.
Neurit juga mengalami percabangan tunggal yang sangat panjang seperti halnya
ujung-ujung dendrit. Pada ujung-ujung neurit terdapat bentolan-bentolan yang
sangat halus untuk menempelkan dirinya pada sel saraf lain. Neurit berfungsi
untuk membawa rangsangan meninggalkan badan sel saraf menuju sel saraf lain
atau jaringan, seperti kelenjar dan otot. Akson terbentuk oleh tiga bagian, yaitu
neurilemma (sel schwan), selubung mielin, dan nodus ranvier. Neurilemma
atau sel schwan ini merupakan penyokong akson pada beberapa hewan
vertebrata. Selubung mielin adalah selubung lemak yang terdapat di sekeliling
akson. Selubung mielin ini terdiri atas membran sel yang meluas dari sel schwan,
tetapi tidak semua akson diselubungi mielin, misalnya pada tempat pertemuan
antara satu selubung dari satu sel schwan dan selubung berikutnya. Nodus ranvier
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 69

