Page 11 - TULIS AKSI LEWAT LITERASI
P. 11
Pendidikan Budaya Anti Korupsi (PBAK) sebagai Upaya Peningkatan
Integritas untuk Melawan Korupsi
Ayunda Aura Salsabila
Korupsi merupakan wabah yang sudah menjadi pokok bahasan umum
dalam secangkir kopi di pagi hari hingga dalam sajian makan malam. Bukan
hanya orang dewasa, kalangan pelajar dari berbagai jenjang pun turut
mengkritisi masalah korupsi yang sudah menyebar luas di seluruh lapisan
masyarakat Indonesia. Ini bukti bahwa sebenarnya masyarakat Indonesia
sudah mulai sadar dan mengerti mengenai korupsi yang pada umumnya
disebabkan oleh faktor internal, salah satunya karena integritas dalam diri
yang tidak terbentuk secara sempurna.
Integritas didefinisikan sebagai suatu kondisi kesatuan dalam diri
yang mampu melahirkan kewibawaan. Dalam pengertian lain, integritas
dimaknai sebagai integrasi (kesatuan) perkataan, pikiran, dan perbuatan
yang membentuk reputasi dan kepercayaan. Dari dua definisi di atas, dapat
diambil satu poin penting yang mendasari integritas, yaitu integrasi dalam
diri seseorang.
Pokok permasalahan yang kerap terjadi adalah orang-orang
seringkali tidak mampu mengendalikan perkataan, pikiran, dan
perbuatannya untuk berjalan beriringan pada satu jalur yang sama. Mulut
berkata “saya anti korupsi”, namun pikiran berbicara “saya ingin korupsi”
dan tangan menjelaskan “saya korupsi”. Ketidakseimbangan seperti ini tidak
bisa lepas dari pengaruh eksternal, seperti lingkungan kerja/
masyarakatnya yang seolah “menghalalkan” korupsi walaupun skalanya
masih sebesar ikan teri. Akan tetapi, orang tidak bisa serta-merta
menyalahkan pengaruh luar sebagai penyebab utama korupsi, karena pada
hakikatnya pengaruh luar tidak dapat secara mutlak dihapuskan. Disamping
itu, setiap orang seharusnya bisa memilah mana yang baik dan buruk bagi
dirinya, kapan ia harus memasang tameng untuk melindungi dan kapan ia
harus membuka pintu untuk menerima. Hanya orang-orang bodoh yang rela
membiarkan dirinya dijadikan “boneka keadaan”.
Oleh karena itu, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan
memposisikan diri di lingkungan dengan pengaruh positif dan membuka
pintu selebar-lebarnya untuk menerima pengaruh tersebut. Sampai detik ini,
Pendidikan Budaya Anti Korupsi (PBAK) menjadi bentuk pengaruh yang
umum dipilih dalam peningkatan integritas. Alasannya, pikiran merupakan

