Page 215 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 215
198 Anatomi Fisiologi
c. Telinga Dalam. Telinga dalam terdiri dari 3 bagian yaitu koklea
(rumah siput), sistem vestibular, dan saraf auditori. Selanjutnya
akan dijelaskan bagian-bagian dari telinga dalam sebagai berikut.
1) Koklea atau rumah siput. Koklea berisi cairan dan sel "rambut"
yang sangat peka. Struktur yang berupa rambut halus ini bergetar
ketika dirangsang oleh getaran bunyi. 2) Sistem vestibular yang
berisi sel yang mengendalikan keseimbangan. 3) Saraf auditori.
Saraf auditori menghubungkan koklea atau rumah siput ke otak.
2. Fisiologi Telinga
Telinga adalah salah satu panca indra manusia yang berfungsi sebagai
indra pendengar. Di dalam proses pendengaran terdapat bagian-bagian
organ telinga yang bekerja secara keseluruhan untuk membentuk suatu
fungsi pendengaran. Proses pendengaran dimulai dari adanya
gelombang suara yang sampai di telinga kita. Gelombang suara
tersebut ditangkap oleh daun telinga yang kemudian melalui proses
pendengaran oleh indra pendengar sampailah kepada suara yang kita
dengar. Telinga manusia merupakan indra pendengar yang hanya
mampu mendengarkan suara berfrekuensi antara 20-20.000 getaran
per detik (Hertz/Hz). Frekuensi atau gelombang suara dibagi menjadi
3 yaitu infrasonik, akustik, dan ultrasonik. Telinga manusia hanya
dapat mendengar suara akustik. Sedangkan frekuensi suara infrasonik
ialah 1-20 Hz, serta frekuensi suara ultrasonik adalah lebih dari 20.000
Hz.
Fisiologi Pendengaran
Proses mendengar diawali dengan ditangkapnya energi bunyi oleh daun telinga
dalam bentuk gelombang yang dialirkan melalui udara atau tulang ke koklea.
Proses mendengar melalui tiga tahapan yaitu tahap pemindahan energi fisik
berupa stimulus bunyi ke organ pendengaran, tahap konversi atau tranduksi
yaitu pengubahan energi fisik stimulasi tersebut ke organ penerima dan tahap
penghantaran impuls saraf ke kortek pendengaran.

