Page 65 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 65
48 Anatomi Fisiologi
besar, maka efek dari kompensasi tubuh adalah dengan jalan repirasi
yang cepat dan dalam untuk menyediakan bahan bakar tersebut,
sewaktu kita mulai istirahat maka tubuh akan kembali normal karena
oksigen yang dibutuhkan standart karena pembakaran yang terjadi
tidak terlalu banyak (standart). (Ganong F. William, 2008).
3.7.2 Kendali syaraf
Pernafasan dikendalikan oleh sel-sel saraf dalam susunan retikularis dibatang
otak, terutama pada medulla. Sel-sel ini mengirim impuls menuruni medulla
spinals, kemudian melalui saraf frenkus ke diafragma, dan melalui saraf-saraf
interkostalis ke otot-otot interkostalis. Jadi pusat pernafasan ialah suatu pusat
otomatik di dalam medula oblongata yang mengeluarkan impuls eferen ke otot
pernafasan impuls aferen yang dirangsang oleh pemekaran gelembung udara.
yang diantarkan oleh saraf vagus kepusat pernafasan di dalam medula. (Ganong
F. William, 2008).
Susunan retikularis mempunyai pola aktivitas saraf dengan irama teratur yang
mempertahankan aktivitas berirama dari otot-otot ini. Irama ini dilengkapi
dengan Hering-Breuer yaitu reseptor-reseptor yang regang yang terdapat pada
perenkhim paru-paru yang memancarkan rangsangan ke medula oblongata
melalui vagus, pengembangan paru-paru yang cepat menghambat rangsang
respirasi. Reseptor regangan di jaringan paru mengirim impuls-impuls melalui
nervus vagus ke batang otak impuls ini menghambat inspirasi saat paru-paru
dikembangkan, dan merangsang inspirasi bila paru di kempeskan. Selain nyeri,
dan impuls saraf dari gerakan anggota badan, menyebabkan peningkatan pada
kecepatan dan kedalaman pernafasan, karena kerjanya pada susunan retikular
Beberapa faktor tertentu merangsang pusat pernafasan yang terletak di dalam
medula oblongata, dan kalau dirangsang maka pusat itu mengeluarkan impuls
yang disalurkan oleh saraf spinalis ke otot pernafasan yaitu diafragma dan otot
interkostalis. Rangsang ritmis (berirama) pada medula oblongata menimbulkan
pernafasan otomatis. Darah medula oblongata yang berhubungan dengan
pernafasan secara klasik dinamakan pusat pernafasan. (Ganong F. William,
2008)
Ada 2 kelompok neuron pernafasan, kelompok sosial yang dekat dengan
nukleus traktus solitarius adalah sumber irama yang yang mengendalikan
neuron motoris phrenieus kontralateral. Neuron-neuron ini juga
memproyeksikan diri dan mengendalikan golongan ventral. Golongan ini

