Page 62 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 62
Bab 3 Sistem Pernafasan 45
CO2 di tingkat sel biokimiawi untuk proses kehidupan (Ganong F. William,
2008).
Proses pernafasan terdiri dari 2 bagian, yaitu sebagai berikut:
1. Ventilasi pulmonal yaitu masuk dan keluarnya aliran udara antara
atmosfir dan alveoli paru yang terjadi melalui proses bernafas
(inspirasi dan ekspirasi) sehingga terjadi disfusi gas (oksigen dan
karbondioksida) antara alveoli dan kapiler pulmonal serta ransport O2
dan CO2 melalui darah ke dan dari sel jaringan.
2. Mekanik pernafasan yaiut masuk dan keluarnya udara dari atmosfir ke
dalam paru-paru dimungkinkan olen peristiwa mekanik pernafasan
yaitu inspirasi dan ekspirasi.
a. Inspirasi (inhalasi) adalah masuknya O2 dari atmosfir CO2 ke
dalam jalan nafas. Dalam inspirasi pernafasan perut, otot difragma
akan berkontraksi dan kubah difragma turun ( posisi diafragma
datar ), selanjutnya ruang otot intercostalis externa menarik
dinding dada agak keluar, sehingga volume paru-paru membesar,
tekanan dalam paru-paru akan menurun dan lebih rendah dari
lingkungan luar sehingga udara dari luar akan masuk ke dalam
paru-paru.
b. Ekspirasi (exhalasi) adalah keluarnya CO2 dari paru ke atmosfir
melalui jalan nafas. Apabila terjadi pernafasan perut, otot difragma
naik kembali ke posisi semula ( melengkung ) dan muskulus
intercotalis interna relaksasi. Akibatnya tekanan dan ruang di
dalam dada mengecil sehingga dinding dada masuk ke dalam
udara keluar dari paru-paru karena tekanan paru-paru meningkat.
3. Transportasi gas pernafasan(Ganong F. William, 2008).
a. Ventilasi
Selama inspirasi udara mengalir dari atmosfir ke alveoli. Selama
ekspirasi sebaliknya yaitu udara keluar dari paru-paru. Udara yang
masuk ke dalam alveoli mempunyai suhu dan kelembaban
atmosfir. Udara yang dihembuskan jenuh dengan uap air dan
mempunyai suhu sama dengan tubuh.

