Page 79 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 79

62                                                  Anatomi Fisiologi


              Pada  bab  ini  akan  dijelaskan  bagaimana  anatomi  dan  fisologi  sistem
              persayarafan .


              5.2 Definisi Sistem Saraf


              Sistem atau susunan saraf merupakan salah satu bagian terkecil dari organ dalam
              tubuh, dan bagian yang paling kompleks. Susunan saraf manusia memiliki arus
              informasi yang cepat dengan kecepatan pemrosesan yang tinggi dan tergantung
              pada aktivitas listrik (impuls saraf) (Bahrudin, 2013).
              Sistem saraf adalah pusat kontrol tubuh, pengaturan dan jaringan komunikasi.
              Dia mengarahkan fungsi organ dan sistem tubuh. Pusat dari semua aktivitas
              mental, meliputi pemikiran, pembelajaran, dan memori (Chalik, 2016)
              Menurut Chalik (2016), berbagai aktivitas sistem saraf dapat dikelompokkan
              bersama dalam tiga kategori umum.

              1.  Fungsi sensorik. Sistem saraf menggunakan jutaan reseptor sensorik
                  nya untuk memantau perubahan yang terjadi baik di dalam dan luar
                  tubuh. Informasi yang dikumpulkan disebut input sensorik
              2.  Fungsi  Integritas  Sistem  saraf  memproses  dan  menafsirkan  input
                  sensorik kemudian memutuskan apa yang harus dilakukan pada setiap
                  saat. Proses ini disebut integrasi.
              3.  Fungsi  motorik  Sistem  saraf  mengaktifkan  organ  efektor,  (otot  dan
                  kelenjar)  untuk  menimbulkan  respon.  Proses  ini  disebut  output
                  motorik.



              5.3 Oranisasi Sistem Saraf


              Sistem saraf terbagi menjadi dua yaitu sistem saraf pusat (SSP) dan sistem saraf
              tepi  (SST).  Sistem  saraf  pusat  terdiri  dari  Cerebrum,  batang  otak
              (mesencephalon, pons dan medula oblongata, cerebellum dan medula spinalis.
              Sistem saraf tepi terdiri dari 12 pasang saraf cranial dan 31pasang saraf spinal
              (Furqonita, 2019).
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84