Page 84 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 84
Bab 5 Anatomi Fisiologi Sistem Persyarafan 67
5.4.2 Batang Otak
Batang otak terdiri atas otak tengah, pons, medula oblongata. Struktur ini terdiri
atas jaras asendens, formasio retikularis, dan jaras desendens motorik dan
autonomik (Guyton and Hall. 2014).
5.4.3 Cerebellum
Serebelum terdiri atas substansia alba dan grisea. Korteks serebeli merupakan
lapisan tipis substansia grisea yang tersusun atas girus yang dalam dan panjang,
berjalan paralel yang disebut folia dan dipisahkan oleh sulkus sereberalis. Fisura
dalam membagi serebelum menjadi tiga lobus, tetapi pembagian fungsional
serebelum terdiri dari hemisfer kanan dan kiri yang dipisahkan oleh suatu pita
tipis substansia alba yang disebut sebagai vermis. Kelanjutan dua meter yang
disebut falkus serebeli memisahkan kedua hemisfer.
Serebelum mengintegrasikan informasi sensoris berkaitan dengan posisi bagian
tubuh, koordinasi gerakan otot skelet dan mengatur kekuatan otot yang penting
untuk keseimbangan dan postur. Tiga pasang straktus saraf (pedunkulus
serebelaris) berperan sebagai jaras komunikasi.
(hipokampus), talamus, hipotalamus, dan ganglia basal. Bagian ini berperan
sebagai pusat perasaan dan kontrol ekspresi emosional (rasa takut, marah,
senang, sedih). Sistem limbik (komponen lobus temporalis) juga menerima
serabut saraf dari bulbus olfaktorius sehingga berperan penting dalam
interpretasi bau-bauan(Blakck and Hawsk, 2014).
5.4.4 Medulla Spinalis
Medula spinalis bagian dari yang dikelilingi dan dilindungi oleh kolumna
vertebralis berlanjut ke medula dan di dalamnya terdapat suatu kanalis vertebrali
(ruang di dalam kolumna vertebralis) pada 2/3 atas medula spinalis. Medula
spinalis kaudalis berakhir di suatu struktur berbentuk kerucut yang disebut
konus medularis setinggi lumbai (l, -1) dan lumbai (l,-2). Medula spinalis dibagi
menjadi empat area (1) medula servikalis (2) medula torakalis (3) medula
lumbalis (4) medula cakram (krisis medularis) (Sherwood, L. 2014).
Kedalam medula spinalis, substansia grasia berbentuk kupu kupu (kebanyakan
tidak mengalami mielinisasi) di kelilingi oleh subtansia Alba yang sebagian
mengalami mielinisasi. Subtansia mengandung traktus asenden dan desenden
yang menghantarkan impuls saraf antara otak dan sel diluar ssp. Badan sel saraf

