Page 86 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 86
Bab 5 Anatomi Fisiologi Sistem Persyarafan 69
lateralis (fraktus piramulalis) menyilang pada medula saat desenden
dari lobus frontalis kortek serebri menuju medula spinalis Traktus
unoerebelar posterior merupakan traktus ipsilateral dan
teroordinasikan fungsi muskular pada sisi yang sama pada tabuh.
Penyilangan traktus spunotalamikus unik ( Blakck and Hawsk, 2014)
2. Mekanisme Refleks
Alam bawah sadar kita memberi respon otomatis pada stimulus interna
dan eksterna yang disebut sebagai responsi refleks, yang memberikan
banyak fungsi homeostatis. Walaupun medulla spinalis sering disebut
sebagai pusat refleks. Banyak refleks kompleks yang mengatur denyut
jantung, Pernapasan, tekanan darah, menelan, bersin, batuk, dan
muntah terletak di batang otak (Blakck and Hawsk, 2014)..
Beberapa refleks intrinsik pada medula spinalis membentuk pola
gerakan (fleksi dan ekstensi) yang berupa dasar postur yang
progresivitas ke depan. scruit refleks lain merupakan dasar refleks
medula spinalis yang termasuk refleks miotatik (tendon dalam,
renggangan), refleks menarik atau withdrawal fleksor, refleks ekstensi
silang dan reflek menekan atau mendorong ekstensor. refleks somatik
juga dapat menimbulkan atau menghambat neuron motorik,
menghasilkan perubahan pada tonus otot dan juga Gerakan(Guyton
and Hall. 2014).
Gelondong neuromuskular memonitor rangsangan otot jika suatu otot
teregang, hal ini akan meningkatkan pemaju spindel menyebabkan
kontraksi otot yang sama, biasanya tampak sebagai reflek patella.
organ tondon golgi merupakan ujung saraf sensorik yang melindungi
terhadap kekuatan berlebihan selama kontraksi.
Refleks sederhana hanya membutuhkan dua atau tiga neuron. reflek
patella hanya membutuhkan sebuah neuron sensorik dan sebuah
neuron motorik. reflek menarik dari (withdrawal) membantu
mencegah dan atau mengurangi ke masukkan jaringan ketika bagian
tubuh menyentuh objek banyak bahaya stimulus bahaya disampaikan
oleh neuron sensorik menuju neuron medula spinalis untuk interpretasi

