Page 87 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 87
70 Anatomi Fisiologi
dan pesan respon disampaikan oleh neuron motorik menghasilkan
respon menarik diri (Blakck and Hawsk, 2014)..
5.5 Pembuluh darah Sistem Saraf Pusat
(SSP)
Otak menerima 20% curah jantung dan menggunakan ksigen tubuh. Glukosa
dikatabolisme atau dibakar una menyediakan energi bagi otak. Substansia grisea
memil ebutuhan metabolik yang lebih tinggi dibandingkan substansia alba.
Aliran darah diatur oleh kadar metabol karbon dioksida. Suatu peningkatan
produk metaboli neuron dapat meningkatkan kadar karbon dioksida yang
menyebabkan vasodilatasi lokal. Regulasi lokal aliran darah memastikan aliran
darah proporsional pada kebutuha metabolik neuron.Arteri vertebralis dan arteri
karotis interna memberikan suplai arteri ke otak (Blakck and Hawsk, 2014)..
Suplai Arteri
Arteri vertebralis dipercabangkan dari arteri subklavia berjalan sepanjang
foramina transversalis dan masuk rongga kranial melalui foramen magnum.
Arteri vertebral terletak di permukaan anterolateral medula. Pada daerah batas
medula dan pons, arteri vertebralis bergabung membentuk arteri basilaris. Arteri
basilaris bercabang setinggi otak tengah untuk membentuk dua arteri serebral
posterior (Guyton and Hall. 2014).
Sistem arteri vertebralis memberikan supl pada batang otak, serebelum, bagian
bawah diensefalon dan daerah medial dan inferior lobus temporalis dan lobers
okspinalis.
Arteri karotis interna dipercabangkan dari arteri karolis komunis dan memasuki
dasar kranium melalui kanalis karotikus. Arteri karotis interna bercabang
menjadi arteri serebralis anterior dan arteri serebralis media. Dekat percabangan
ini, terbentuk sirkulus Willis (suatu lingkaran pembuluh darah pada dasar otak)
dari arteri serebralis posterior, arteri komunikan posterior, arteri karotis interna,
arteri serebralis anterior dan cabang-cabang arteri komunikan. Arteri karotis
interna memberi suplai diensefalon bagian atas, ganglia basal, lobus temporalis,
parietalls, dan frontalis. Arteri serebralis media memberi suplai sebagian besar
lobus frontalis, parietalis, temporalis, oksipitalis, dan insular, juga ganglia basal,

