Page 132 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 132
perusahaan yang digunakan sebagai rujukan manajemen dalam
pengambilan keputusan dan penentuan kebijakan atas saham
perusahaan yang bersangkutan.
Nilai saham terdiri nilai buku, nilai pasar, dan nilai intrinsik.
Nilai buku perlembar saham adalah nilai aktiva bersih (net asset)
yang dimiliki pemilik dengan memiliki satu lembar saham, nilai
pasar adalah harga saham di bursa saham pada saat tertentu nilai
intrinsik (Intrinsic value/ fundamental value) adalah nilai
sebenarnya dari suatu saham.
a) Saham Preferen
Saham preferan merupakan sebuah surat berharga dengan
karakteristik yang mirip dengan saham biasa dan obligasi.
Memiliki kesamaan dengan saham biasa karena tidak memiliki
tanggal jatuh tempo yang ditetapkan, tidak membayar dividen,
tidak menyebabkan kebangkrutan, dan dividen tidak dapat
dikurangkan untuk tujuan perpajakan. Saham preferen merupakan
jenis saham yang tidak memiliki masa jatuh tempo.
b) Saham Biasa
1. Saham biasa menunjukan kepemilikan dalam suatu
perusahaan (PT). Tetapi bagi investor tertentu selembar saham
biasanya hanya selembar kertas yang dibedakan dengan dua
ciri sebagai berikut :
Saham memberi hak pada pemiliknya atas dividen tetapi
hanya jika perusahaan memiliki laba yang merupakan
sumber dana bagi pembayaran dividen, dan jika manajemen
memilih membayar dividen daripada menahan seluruh laba.
Saham dapat dijual pada suatu saat dikemudian hari dengan
harapan harga lebih tinggi daripada harga belinya.
2. Jenis-Jenis Saham Biasa
Diketahui ada beberapa jenis saham biasa :
Blue Chip Stocks, yaitu saham biasa yang memiliki reputasi
tinggi dan dikenal memiliki laba yang tinggi, pertumbuhan
yang stabil, dan memiliki manajemen yang solid dan
108

