Page 137 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 137
mengharuskan penerbit untuk menarik sebagian dari
obligasi yang dimilikinya setiap tahun.
o Indenture, Bentuk perjanjiannya antara penerbit obligasi
dengan dewan wali atau wali obligasi yang mewakili para
pemilik atau pembeli obligasi.
o Tingkat Penghasilan sekarang, rasio pembayaran
tahunan terhadap harga obligasi di pasar.
4.2.6 Penilaian Risiko Obligasi
Risiko suku bunga, merupakan risiko penurunan obligasi
yang terjadi akibat penurunan suku bunga. Risiko suku
bunga sangat erat hubungannya dengan nilai obligasi dalam
portofolio.
Risiko tingkat reinvestasi, sebuah risiko yang merupakan
penurunan suku bunga yang akan dapat mendorong
terjadinya penurunan penerimaan dari portofolio obligasi.
Pemegang obligasi jangka panjang akan menghadapi risiko
terhadap suku bunga, namun keuntungannya mereka tidak
menghadapi risiko investasi. Sedangkan pemegang obligasi
jangka pendek akan mengalami risiko sebaliknya.
Risiko kegagalan, merupakan risiko yang terjadi karena
kegagalan penerbit menyediakan sejumlah jaminan untuk
menerbitkan obligasi. Risiko ini dipengaruhi kekuatan
keuangan penerbit obligasi maupun jangka waktu kontrak
obligasi.
4.2.7 Jangka Waktu Obligasi
Jangka waktu obligasi terdiri dari jangka pendek dan jangka
panjang. Obligasi jangka pendek memiliki suku bunga yang lebih
rendah. Kenapa memiliki perbedaan demikian :
a. Berhubungan dengan sifat obligasi itu sendiri yakni semakin lama
umur obligasi semakin tinggi suku bunga. Hal ini dipengaruhi nilai
uang yang semakin lama semakin menurun nilainya.
113

