Page 70 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 70
meliputi produk nabati dan hewan. Untuk hasil hutan non kayu nabati
meliputi :
a. Damar : Getah yang dihasilkan oleh pohon tersebut yang
termasuk family Dipterocarpaceae. Dalam industri perdagangan
damar yang diproduksi dan diperjualbelikan terdiri dari Damar
mata Kucing, Damar Merah, dan Damar Hitam. Hingga saat ini
potensi Damar belum dimanfaatkan secara maksimal.
Produksinya masih dilakukan secara sederhana dan tradisional
yakni dengan penyadapan kulit batang, getahnya dibiarkan selama
sampai 3 bulan. Damar berfungsi sebagai bahan baku korek api,
plastik, plester, vernis, lak dan sebagainya. Larutannya dalam
chloroform dapat dipakai untuk mengawetkan binatang dan
tumbuhan.
b. Gondorukem : Gondorukem merupakan jenis damar yang
getahnya diambil/disadap dari pohon pinus. Fungsi damar dapat di
katergorikan menurut kelasnya. Damar kelas B, C, D (warna
gelap) digunakan untuk industri minyak rosin dan vernis gelap.
Damar kelas E, F, G digunakan sebagai bahan penolong dalam
industri kertas. Damar kelas G dan K digunakan untuk industri
sabun. Damar kelas W-G dan W-W (warna pucat) digunakan
untuk bahan vernis warna pucat, scaling wax, bahan peledak,
pelapis alat-alat yang dipegang tangan, bahan penggosok senar,
bahan solar, bahan cat, tinta cetak, semen, kertas, politur kayu,
plastik, kembang api dan sebagainya.
c. Kemenyan : Kemenyan merupakan getah hasil penyadap pohon
Styrax benzoin Dryan atau Styraxtokinensis Craib yang termasuk
family Styracaceae. Getahnya berwarna putih abu-abu. Dalam
industri perdagangan, kemenyan dapat berfungsi :
Sebagai obat yaitu perangsang ekseptoransia dan obat luka;
Sebagai bahan includes dalam industri vernis dan kosmetik.
d. Jernang : Jernang merupakan getah yang dihasilkan dari pohon
Daemonorops draco BI, termasuk famili palmae. Getahnya
berwarna merah. Fungsinya dalam industri perdagangan sebagai
bahan pewarna keramik, marmer alat-alat batu, kayu kertas, cat
51

