Page 71 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 71
dan sebagainya. Dalam dunia farmasi, jernang digunakan serbuk
untuk gigi, ekstrak tanin dan sebagainya.
e. Terpentin : Terpentin merupakan getah yang dihasilkan dari
getah Pinus merkusii Jungh et de vries. Dalam dunia industri
dikenal terpentin berfungsi sebagai pelarut minyak organik, bahan
semir sepatu dan bahan kamper sintetis untuk industri logam dan
kayu.
f. Kopal : kopal digunakan sebagai bahan cat, vernis spiritus, lak
merah, email, vernis bakar, plastik, bahan pelapis tekstil, tinta
cetak, perekat, cairan pengeringan dan sebagainya.
g. Getah Perca : Getah Perca merupakan hasil ekstraksi daun dan
penyadapan pohon Palaquium dan Payena terutama pohon
Palaquium gutta Burck, termasuk Family sapotaceae. Getah perca
diperdagangkan sebagai bahan isolasi kabel dan kawat listri,
dalam bidang kedokteran gigi, water prooting agent, lapis alat
mekanis dan sebagainya.
h. Minyak Kayu Putih : Nama lain : oil of cayeput, cayeput oil.
Kayu putih dihasilkan dari ranting daun Melaleuca leucadendron
Linn. Atau Melalleuca minor. Minyak kayu putih diperoleh
dengan cara menyuling air atau penyulingan langsung dengan uap
dan air. Minyak kayu putih diperdagangkan sebagai obat gosok
maupun obat diminum, untuk mengurangi kejang sakit kepala,
sakit gigi, rematik, sakit dada, bengkak, luka iris, luka bakar, sakit
otot, sebagai bahan insektisida dan perfumery.
i. Minyak Tengkawang : Minyak Tengkawang diperoleh dari biji
tengkawang yang telah kering yang diperas hingga keluar
lemaknya. Minyak tengkawang menjadi komoditas perdagangan
karena dipakai sebagai bahan baku pembuat lilin, kosmetik,
farmasi, pengganti lemak coklat, sabun margarin, pelumas dan
sebagainya.
j. Minyak Jarak : Minyak jarak dihasilkan dari hasil pengempaan
biji jarak (Ricinus communis Linn) dalam industri digunakan
sebagai bahan sabun khusus, tekstil, karet, bahan pelumas
pengawet kulit, isolasi listrik, kosmetik, plastik dan obat obatan
terutama sebagai obat kuras perut, juga digunakan sebagai cairan
hidrolik.
52

