Page 74 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 74
b) Meningkatnya keberlanjutan usaha perikanan tangkap dan
budidaya.
c) Meningkatnya daya saing dan sistem logistik hasil kelautan dan
perikanan.
d) Meningkatnya pengawasan pengelolaan sumberdaya kelautan dan
perikanan.
e) Meningkatnya kapasitas SDM, Pemberdayaan masyarakat, dan
inovasi IPTEK kelautan dan perikanan.
f) Berkembangnya sistem perkarantinaan ikan, pengendalian mutu,
keamanan hasil perikanan, dan keamanan hayati ikan.
Selain itu, dalam optimalisasi pemanfaatan sumber daya kelautan
terutama perikanan tangkap agar tetap lestari, beberapa kebijakan telah
dikeluarkan yaitu:
a) Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen-KP) Nomor
10 Tahun 2015 tentang perubahan Atas Peraturan Menteri
Kelautan dan Perikanan Nomor 56/Permen-KP/2014 tentang
Penghentian Sementara (Moratorium) Perizinan Usaha Perikanan
Tangkap di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) Negara
Republik Indonesia;
b) Permen KP Nomor 04 Tahun 2015 tentang larangan Penangkapan
Ikan di WPP 714 (Laut Belanda);
c) Permen KP Nomor 02 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan
Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik
(Seine Nets) di WPP Negara Republik Indonesia;
d) Permen KP Nomor 01 Tahun 2015 tentang Penangkapan Lobster
(Panulirus SPP), Kepiting (Scylla spp), dan Ranjungan (Portunus
pelagicus spp);
e) Permen KP Nomor 57 Tahun 2014 tentang Perubahan Kedua Atas
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor
Per.30/Men/2012 tentang Usaha Perikanan Tangkap di WPP
Negara Republik Indonesia;
f) Permen KP Nomor 56 Tahun 2014 tentang Penghentian
Sementara (Moratorium) Perizinan Usaha Perikanan Tangkap di
WPP Negara Republik Indonesia;
55

