Page 2 - Senbud
P. 2
BAB IX
SENI GRAFIS
A. Pengertian Seni Grafis
Secara bahasa , kata grafis berakar dari kata latin graphicus yang berkaitan
dengan lukisan, gambar atau tulisan, ataupun dari bahasa Yunani dari kata graphein
yang berarti menulis. Sedangkan dalam bahasa Inggris yaitu graphics yang artinya
segala cara pengungkapan dan perwujudan dalam bentuk huruf,tanda, dan gambar
yang diperbanyak melalui proses pencetakan guna disampaikan kepada khalayak.
Pendapat lainnya bahwa seni grafis adalah cabang seni rupa yang proses pembuatan
karyanya menggunakan teknik cetak, biasanya di atas kertas. Prosesnya mampu
menciptakan salinan karya yang sama dalam jumlah banyak.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seni grafis adalah salah satu bidang
seni rupa yang bergerak pada bidang percetakan, baik percetakan yang berupa
teknik manual maupun yang sudah digital yang proses pembuatannya menggunakan
teknik cetak, biasanya di atas kertas. Keuntungannya karya dapat dibuat dalam
dalam jumlah yang banyak dengan hasil yang sama. Tiap salinan karya dikenal
sebagai “impression”.
B. Sejarah Awal Grafis di Indonesia
Bentuk grafis sebenarnya sudah muncul pada masa prasejarah, dengan
ditemukannya gambar-gambar di Goa leang-leang Sulawesi yang berupa cap-cap
tangan dengan warna-warni yang sangat matang. Namun pada saat itu, manusia
prasejarah menjadikan kegiatan berekspresi sesaat, bukan untuk kepentingan seni
seperti saat ini. Manusia prasejarah membuat cap-cap tangan menggunakan
pewarna dari darah, bubuk tulang, hasil binatang buruan yang dicampur dengan
tanah. Mereka menjadikan dinding goa sebagai bidang media untuk menyalurkan
ekspresi mereka. Walau hasilnya masih sederhana, tetapi karya tersebut menjadikan
bukti bahwa grafis sudah dikenal sejak zaman prasejarah.
Pada awalnya seni grafis termasuk dalam seni murni (fine art) dalam bentuk
dua dimensi karena berdasarkan fungsinya hanya untuk kepuasan bathin saja. Seni
grafis memberikan ruang kebebasan berekspresi untuk para senimannya. Namun
perkembangannya sampai dengan sekarang, grafis dapat diterapkan pada sebuah
benda yang berfungsi sebagai seni terapan.
Di zaman sekarang, grafis mempunyai fungsi yang multiguna, banyak
dimanfaatkan untuk kepentingan dan kebutuhan manusia baik berupa benda
fungsional atau benda-benda seni lainnya.
C. Karakteristik Seni Grafis
Karya seni grafis memiliki karakteristik yang khas. Ada 4 karakteristik seni grafis
diantaranya yaitu:
1. Karya yang dihasilkan bisa lebih dari satu, karena karya dapat direproduksi
2. Karya seni grafis merupakan hasil karya cetak bukan hasil karya goresan tangan
3. Karya seni grafis ditentukan oleh proses/teknik cetak yang digunakan artinya
setiap karya seni grafis memiliki karakter sesuai dengan tekniknya
4. Karakter karya ditentukan oleh jenis media yang digunakan.

