Page 4 - JURNAL REFLEKSI MODUL 1
P. 4
1.1.a.10.2. Jurnal Refleksi - Minggu 2
Saturday, 28 August 2021, 6:06 PM
Untuk jurnal refleksi minggu ke-2 ini, saya menggunakan model Model 8 : Model
Driscoll. Model ini diadaptasi dari refleksi yang digunakan pada praktik klinis (Driscoll &
Teh, 2001).
Sejak pembukaan PGP Angkatan 3 tanggal 12 Agustus 2021, dalam benak diri, saya
berharap mendapat pencerahan dalam tugas saya sebagai guru. Saya sadar bahwa
proses pembelajaran masih jauh dari filosofi pemikiran Ki Hajar Dewantara. Saya sadar
bahwa banyak strategi, model, aplikasi dan media yang belum saya kuasai ketika
melaksanakan pembelajaran jarak jauh karena pandemi covid-19.
WHAT?
Minggu ke-2 ini diawali dengan kegiatan Refleksi Terbimbing, Demonstrasi Konseptual,
Elaborasi Pemahaman berupa Konferensi, Koneksi antar Materi terhadap Pemikiran
Filosofis Ki Hajar Dewantara. Dalam refleksi terbimbing terdapat penggalian
kompetensi pada diri tentang pengetahuan dan pengamalan baru yang diperoleh. Pada
Demonstrasi Konseptual saya terpicu untuk membuat orang lain paham dengan apa
yang telah saya pahami dengan mudah, yaitu membuat media komik digital. Dalam
Eloborasi Pemahaman saya bertemu alumni dan pengajar di Taman Siswa. Dalam
koneksi anatar materi, saya melakukan sintesis pada materi-materi sejak pembelajaran
ke-1 hingga pembelajaran ke-6
Saat refleksi terbimbing, saya mengalami rekognisi tentang kekuatan yang ada pada diri
untuk percaya diri mendalami Pemikiran Ki Hajar Dewantara. Saat Demonstrasi
Kontekstual, saya mengalami dejavu. Yaitu fenomena merasakan sensasi kuat bahwa
suatu peristiwa atau pengalaman yang saat ini sedang dialami sudah pernah dialami di
masa lalu. Dejavu adalah suatu perasaan telah mengetahui dan deja vecu adalah
perasaan mengingat kembali. Yaitu tentang proses pembuatan media belajar berupa
komik. Saat Elaborasi pemahaman, saya mengalami ini wow effect karena pertemuan
maya itu. Menyimak pengalaman orang lain adalah pelajaran yang sangat berharga.
Termasuk pada konten Disiplin positif yang tujuan menyadarkan. Budaya positif.
Menuntun agar siswa memiliki kesadaran yang baik itu bagaimana. Punisment itu
4

