Page 6 - JURNAL REFLEKSI MODUL 1
P. 6
Masyarakat (pembentuk kecerdaan sosial). Saya merasakan setiap komponen tri pusat
pendidikan masih memiliki kesadaran akan pentingnya pendidikan itu berada dibawah
kepentingan pemenuhan lifestyle dan prestise.
Dampak setelah peristiwa dalam minggu ini akan berbeda, karena saya memperoleh
insight bagaimana cara untuk melakukan perubahan sesuai pemikiran filosofis Ki Hajar
Dewantara pada tri pusat pendidikan dalam skala kecil. Yaitu pada kelas saya sendiri.
Kelas yang saya ampu saat ini.
Kecenderungan yang saya amati dari diri saya ketika menghadapi itu adalah
meningkatkan resiliensi untuk merealisasikan dengan mengupayakan aksi nyata pada
lingkungan sekolah saya
Kecenderungan peningkatan resiliensi itu perlu ditingkatkan karena tantangan yang
dihadapi untuk aksi nyata itu memerlukan waktu, tenaga dan pikiran yang total.
Sehingga akses diri untuk merealisasikannya harus didukung oleh kekuatan yang
dimiliki.
Perubahan terjadi pada bagaimana saya memandang murid. Saya harus menghamba
kepada murid karena perbedaan-perbedaan itu indah dan unik. Bila diasah akan
menjadi potensi besar dalam diri murid.
NOW WHAT?
Kejadian akan berbeda jika pada saat itu saya mengambil langkah berbeda. Karena
setiap pengalaman adalah guru. Waktu, tempat, zaman, manusia dapat memberikan
first hand experience berbeda-beda. Sesuai zamannya.
Informasi tambahan agar siap menghadapi peristiwa serupa dimasa depan, sebagai
mahluk sosial perlu berinteraksi dengan orang lain. Dengan siapa saja. Baik itu di
sekolah, di rumah di sosial media dan di masyarakat. Sekalipun dengan pemegang
kebijakan.
Dukungan yang saya butuhkan agar bisa menindaklanjuti refleksi saya adalah
Komunikasi dan Kolaborasi dengan semua pihak yang terlibat dalam pendidikan
6

