Page 68 - Microsoft Word - BAB I Berpikir Komputasional.docx
P. 68

Berpikir Komputasional   Dasar – Dasar Informatika   SMK Kelas X


                        Aplikasi  OCR  sendiri  memungkinkan  komputer  untuk  melakukan  pemrosesan  tambahan,  misalnya

                        terjemahan  bahasa  asing,  pencarian,  sistem  pembacaan  otomatis  untuk  tunanetra,  entri  data,

                        pengenalan karakter seperti plat nomor, tes CAPTCHA atau masalah teks lainnya.

                        Hasil OCR dapat disimpan dalam format ASCII, tetapi dalam kasus tertentu perlu menyimpan desain.


                        Layout adalah  penempatan  paragraf,  margin,  dan  lain-lain  agar  sama  persis  dengan  gambar  yang
                        diproses.  misalnya  saat  mengonversi  buku  yang  dipindai  ke  .doc,  tentu  saja  posisi  paragraf  dan

                        lainnya harus sama. Layout    disimpan dalam format XML (Extended Markup Language) bernama ALTO
                        (Analyzed     Layout     and    Text     Object)    yang     dokumentasinya       dapat     ditemukan      di

                        http://www.loc.gov/standards/alto/ .


                                                                   Contoh     pemanfaatan       teknologi    Optical    Character
                                                                   Recognition (OCR) dapat dilihat pada video aplikasi Kamus

                                                                   Pintar yang dikemas dalam bentuk kode QR. Kamus Pintar

                                                                   dapat diunduh melalui link http://bit.do/kamuspintar

                                                                   Scan  kode  QR  disamping  menggunakan  aplikasi  QR

                                                                   Scanner. Aplikasi QR Scanner dapat diunduh melalui Google

                                                                   Play Store (android) atau App Store (iphone).







                         Gambar 5 : OCR pada Aplikasi Kamus Pintar
                         Sumber : Dokumen Pribadi



                    c.  Computer Aided Diagnosis


                        Computer aided diagnosis     (CAD) adalah data yang dihasilkan oleh komputer untuk membantu dokter

                        membuat diagnosis. Berbeda dengan diagnostik komputer otomatis, di mana diagnosis akhir hanya
                        didasarkan pada algoritma komputer.


                        Sistem  diagnostik  terkomputerisasi  telah  banyak  digunakan  dalam  radiologi  selama  1-3  tahun.

                        Penggunaan  yang  paling  umum  adalah  deteksi  kanker  payudara  pada  mamografi  dan  nodul  paru
                        pada  CT  3  dada.  Sistem  ini  secara  tradisional  didasarkan  pada  rekayasa  fungsional  manual

                        berdasarkan pengetahuan utama, tetapi pendekatan yang lebih maju menggunakan machine learning

                        untuk menemukan properti laten dalam data gambar. Istilah ini sering digunakan secara luas untuk

                        computer aided detection    dan computer aided diagnosis.


                        •  computer aided detection (CADe): menandai area gambar tertentu yang mungkin tampak tidak
                            normal, dirancang untuk mengurangi risiko hilangnya patologi yang menarik.

                        •  computer  aided  diagnosis (CADx):  membantu  seorang  praktisi  menilai  dan  mengklasifikasikan

                            patologi dalam gambar medis.








               36                                                                                           Informatika – SMK Kelas X
   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73