Page 20 - 8 BAB III
P. 20

2. Proses Pembentukan Peraturan

                 Perundang-Undangan



           c. Undang-Undang/Peraturan Pemerintah

                 Pengganti Undang-Undang (UU/Perpu)


              Adapun rancangan UU dapat diajukan oleh DPR, Presiden, dan DPD dengan
                   menyertakan naskah akademis, kecuali rancangan mengenai anggaran

                   pendapatan dan belanja negara, penetapan peraturan pemerintah pengganti
                   undang-undang menjadi undang-undang, dan pencabutan undang-undang atau

                   peraturan pemerintah pengganti undang-undang.
              Rancangan UU dari DPR diajukan oleh anggota DPR, komisi, gabungan komisi,
                   atau alat kelengkapan DPR yang khusus menangani bidang legislasi atau DPD.

                   Selanjutnya, rancangan UU yang diajukan oleh presiden disiapkan oleh menteri
                   atau pimpinan lembaga pemerintah nonkementerian sesuai dengan lingkup tugas

                   dan tanggung jawabnya. Sementara itu, rancangan UU dari DPD disampaikan
                   secara tertulis oleh pimpinan DPD kepada pimpinan DPR dengan disertai naskah
                   akademis. Rancangan UU yang diajukan oleh DPD berkaitan dengan otonomi

                   daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan dan pemekaran serta
                   penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya

                   ekonomi lainnya, dan perimbangan keuangan pusat dan daerah.












                                             PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25