Page 9 - Teorema Pythagoras
P. 9
a merupakan sisi tegak, c adalah sisi alas, dan b merupakan sisi miring. Sisi miring ini
berhadapan langsung dengan sudut siku – siku dari sebuah segitiga. Umumnya sudut siku –
siku digambarkan dengan sebuah kotak kecil di dalamnya, seperti yang terlihat pada titik B
yang terdapat pada segitiga di atas.
Apabila di ketahui sisi miring adalah c dan panjang sisi – sisi lain selain sisi miring adalah a
dan b. Maka Teorema Phytagoras di atas bisa kita rumuskan seperti berikut ini:
2
= +
2
2
Dimana:
b = panjang sisi miring
a = panjang sisi tinggi
c = panjang sisi alas
Umumnya rumus dari Teorema Phytagoras ini digunakan dalam mencari panjang sisi miring.
Namun, kita juga dapat menggunakan rumus tersebut untuk mencari panjang sisi alas dan sisi
tinggi.
Rumus mencari panjang sisi alas:
= −
2
2
2
Rumus mencari panjang sisi tinggi:
2
2
2
= −
Jika di simpulkan maka berikut rumus phytagoras yang di hasilkan :
D. Dalil Pythagoras
Dalil Pythagoras mengungkapkan hubungan antara sisi-sisi pada suatu segitiga siku-siku.
Banyak permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan segitiga siku-siku atau sudut siku-
siku, misalnya:
1. Menentukan sisi miring dari sisi miring suatu kuda-kuda rumah.

