Page 111 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 111
Ketika Harry masih tampak bingung, Sirius berkata, 'Seperti sebuah senjata.
Sesuatu yang tidak dimilikinya dulu.'
'Sewaktu dia berkuasa dulu?'
'Ya.'
'Seperti sejenis senjata?' kata Harry. 'Sesuatu yang lebih buruk dari Avada
Kedavra -
-?'
'Sudah cukup!'
Mrs Weasley berbicara melalui bayangan di samping pintu. Harry tidak
memperhatikan kembalinya dia dari membawa Ginny naik. Lengannya bersilang
dan dia tampak marah besar.
'Aku mau kalian ke tempat tidur sekarang. Kalian semua,' dia menambahkan
sambil melihat berkeliling kepada Fred, George, Ron dan Hermione.
'Ibu tidak bisa menyuruh-nyuruh kami --' Fred mulai.
'Lihat saja,' gertak Mrs Weasley. Dia sedikit gemetaran ketika dia memandang
Sirius. 'Kau telah memberi Harry banyak informasi. Lebih banyak lagi dan kau
sekalian saja langsung memasukkannya ke dalam Order.'
'Kenapa tidak?' kata Harry dengan cepat. 'Aku akan bergabung, aku ingin
bergabung, aku mau bertarung.'
'Tidak.'
Bukan Mrs Weasley yang berkata kali ini, tetapi Lupin.
'Order hanya terdiri atas penyihir-penyihir yang sudah cukup umur,' katanya.
'Penyihir-penyihir yang telah meninggalkan sekolah,' dia menambahkan, ketika
Fred dan George membuka mulut mereka. 'Ada bahaya-bahaya yang dilibatkan
yang tidak akan pernah kalian pikirkan, satupun dari kalian ... kukira Molly
benar, Sirius. Kita telah berkata cukup.'
Sirius setengah mengangkat bahu tetapi tidak berdebat. Mrs Weasley memberi

