Page 113 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 113
-- BAB ENAM --
Rumah Black yang Mulia dan Paling Kuno
Mrs Weasley mengikuti mereka ke atas sambil terlihat muram.
'Aku mau kalian semua langung tidur, tak ada bincang-bincang,' dia berkata
ketika mereka mencapai puncak tangga yang pertama,'kita punya hari yang sibuk
besok.
Kurasa Ginny sedang tertidur,' dia menambahkan kepada Hermione, 'jadi
cobalah tidak membangunkannya.'
'Tertidur, yeah, benar,' kata Fred dengan nada rendah, setelah Hermione
memberi mereka selamat malam dan mereka sedang naik ke lantai berikutnya.
'Kalau Ginny tidak sedang terbaring bangun sambil menunggu Hermione
menceritakan kepadanya semuau yang mereka katakan di bawah maka aku
seekor Flobberworm ...'
'Baiklah, Ron, Harry,' kata Mrs Weasley di puncak tangga kedua, sambil
menunjukkan mereka ke kamar tidur mereka. 'Tidurlah kalian berdua.'
'Malam,' Harry dan Ron berkata kepada si kembar.
'Tidur yang nyenyak,' kata Fred sambil mengedip.
Mrs Weasley menutup pintu di belakang Harry dengan bunyi keras. Kamar itu
terlihat, kalaupun bisa, bahkan lebih lembab dan lebih suram daripada
pandangan pertama tadi. Lukisan kosong di dinding sekarang sedang bernapas
pelan-pelan dan dalam-dalam, seakan-akan penghuninya yang tidak tampak
sedang tertidur. Harry memakai piyamanya, melepaskan kacamatanya dan
memanjat ke atas tempat tidurnya yang dingin sementara Ron melemparkan Owl
Treat ke puncak lemari pakaian untuk menenangkan Hedwig dan Pigwidgeon,
yang sedang bergerak ke sana ke mari dengan berisik dan mengibas-ngibaskan
sayap mereka dengan gelisah.
'Kita tidak bisa membiarkan mereka keluar berburu setiap malam,' Ron
menjelaskan selagi dia memakai piyama merah marunnya. 'Dumbledore tidak

