Page 453 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 453
sehingga sekarang Montague memegang Quaffle, Kapten Slytherin Montague
membawa Quaffle dan dia menaiki lapangan, ayolah sekarang, Gryffindor,
hadang dia!'
Harry meluncur mengitari ujung stadium di belakang tiang-tiang gawang
Slytherin, memaksa dirinya sendiri tidak melihat apa yang sedang terjadi di
ujung Ron. Selagi dia ngebut melewati Keeper Slytherin, dia mendengar
Bletchey bernyanyi bersama kerumunan di bawah:
'WEASLEY TIDAK BISA MENYELAMATKAN APAPUN ...'
'-- dan Pucey mengelak dari Alicia lagi dan dia menuju langsung ke gawang,
hentikan, Ron!'
Harry tidak harus melihat untuk mengetahui apa yang terjadi: ada erangan
mengerikan dari ujung Gryffindor, dirangkai dengan jeritan dan tepuk tangan
baru dari anak-anak Slytherin. Sambil memandang ke bawah, Harry melihat si
wajah buldog Pansy Parkinson tepat di bagian depan tribun, punggungnya
menghadap lapangan selagi dia memimpin para suporter Slytherin yang sedang
meraung:
'ITULAH SEBABNYA ANAK-
ANAK SLYTHERIN SEMUA BERNYANYI WEASLEY ADALAH RAJA
KAMI.'
Tetapi dua puluh-nol bukan apa-apa, masih ada waktu bagi Gryffindor untuk
mengejar atau menangkap Snitch. Beberapa gol dan mereka akan memimpin
seperti biasanya, Harry meyakinkan dirinya sendiri, sambil meliuk-liuk di antara
pemain-pemain lain untuk mengejar sesuatu yang berkilauan yang ternyata
adalah tali jam tangan Montague.
Tapi Ron membiarkan dua gol lagi masuk. Ada rasa panik dalam hasrat Harry
untuk menemukan Snitch sekarang. Kalau saja dia bisa mendapatkannya segera
dan menyelesaikan pertandingan itu secepatnya.
'-- dan Katie Bell dari Gryffindor mengelak dari Pucey, menghindari Montague,
belokan yang bagus, Katie, dan dia melemparkan ke Johnson, Angelina Johnson
mambawa Quaffle, dia melewati Warrington, dia menuju gawang, ayolah
sekarang, Angelina -- GRYFFINDOR MENCETAK GOL! Empat puluh-
sepuluh, empat puluh untuk Slytherin dan Pucey membawa Quaffle --'

