Page 457 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 457
yang sedang menggenggam Sntich dan membenamkannya sekeras yang dia bisa
ke perut Malfoy --
'Harry! HARRY! GEORGE! JANGAN!'
Dia bisa mendengar suara-suara anak-anak perempuan berteriak, Malfoy
menjerit, George menyumpah, sebuah peluit ditiup dan pekik kerumunan di
sekitarnya, tapi dia tidak peduli. Tidak sampai seseorang di sekitar sana berteriak
'Impedimenta!' dan dia terjatuh ke belakang akibat tenaga mantera itu, barulah
dia menghentikan usaha meninju setiap inci Malfoy yang bisa dijangkaunya.
'Kalian kira apa yang sedang kalian lakukan?' jerit Madam Hooch, selagi Harry
melompat bangkit. Kelihatannya dia yang telah mengenainya dengan Mantera
Perintang; dia sedang memegang peluitnya di satu tangan dan sebuah tongkat di
tangan lainnya; sapunya tergeletak begitu saja beberapa kaki jauhnya. Malfoy
bergelung di atas tanah, merengek dan merintih, hidungnya berdarah; George
berbibir bengkak; Fred masih ditahan paksa oleh ketiga Chaser, dan Crabbe
sedang berkotek di latar belakang. 'Aku belum pernah melihat kelakuan seperti
itu -- kembali ke kastil, kalian berdua, dan langsung ke kantor Kepala Asrama
kalian! Pergi! Sekarang!'
Harry dan George berbalik dan berjalan keluar dari lapangan, keduanya
terengah-engah, tak satupun berkata sepatah kata pun kepada yang lain.
Lolongan dan cemoohan dari kerumunan semakin samar dan semakin samar
sampai mereka mencapai Aula Depan, di mana mereka tidak bisa mendengar
apa-apa kecuali suara langkah kaki mereka sendiri. Harry menjadi sadar bahwa
sesuatu masih meronta-ronta di tangan kanannya, buku-buku jari yang dibuatnya
memar menghantam rahang Malfoy. Ketika memandang ke bawah, dia melihat
sayap-sayap perak Snitch menonjol keluar dari antara jari-jarinya, meronta-ronta
ingin bebas.
Mereka belum lagi mencapai pintu kantor Profesor McGonagall ketika dia
datang menyusuri koridor di belakang mereka. Dia mengenakan sebuah scarf
Gryffindor, tetapi melepaskannya dari lehernya dengan tangan-tangan bergetar
selagi dia berjalan menuju mereka, tampak pucat karena marah.
'Masuk!' katanya marah besar, sambil menunjuk ke pintu. Harry dan George
masuk. Dia berputar ke belakang meja tulisnya dan menghadap mereka,
gemetaran karena marah selagi dia melemparkan scarf Gryffindor itu ke samping
ke atas lantai.

