Page 456 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 456
gawang dan tampaknya sedang berjalan lambat-lambat ke ruang ganti sendirian.
'Kami mau menulis beberapa syair lagi!' Malfoy berseru, selagi Katie dan Alicia
memeluk Harry. 'Tapi kami tidak bisa menemukan kata-kata yang berima
dengan gemuk dan jelek -- kami mau bernyanyi tentang ibumu, tahu --'
'Bicara tentang anggur masam,' kata Angelina sambil memberi Malfoy
pandangan jijik.
'-- kami juga tidak bisa mencocokkan pecundang tak berguna -- untuk ayahnya,
kalian tahu --'
Fred dan George sudah menyadari apa yang sedang dibicarakan Malfoy.
Sewaktu masih berjabatan tangan dengan Harry, mereka menjadi kaku,
memandang berkeliling ke Malfoy.
'Biarkan!' kata Angelina seketika, sambil memegang lengan Fred. 'Biarkan, Fred,
biarkan dia berteriak, dia cuma jengkel karena dia kalah, si kecil yang sok --'
'-- tapi kau suka keluarga Weasley, bukan, Potter?' kata Malfoy sambil
mengejek.
'Menghabiskan liburan di sana dan segalanya, bukan? Tidak ngerti bagaimana
kau bisa tahan bau busuknya, tapi kukira kalau kau dibesarkan oleh para
Muggle, bahkan gubuk Weasley berbau OK --'
Harry menarik George. Sementara itu, butuh usaha gabungan Angelina, Alicia
dan Katie untuk menghentikan Fred melompat pada Malfoy, yang sedang
tertawa terang-terangan. Harry memandang berkeliling mencari Madam Hooch,
tetapi dia masih memaki Crabbe karena serangan Sludger ilegalnya.
'Atau mungkin,' kata Malfoy, mengerling sementara dia mundur, 'kau bisa ingat
seperti apa rumah ibumu berbau busuk, Potter, dan kandang babi Weasley
mengingatkanmu padanya --'
Harry tidak sadar melepaskan George, yang dia tahu hanyalah bahwa sedetik
kemudian mereka berdua sedang berlari cepat menuju Malfoy. Dia sudah
sepenuhnya lupa bahwa semua guru sedang menonton: yang ingin dia lakukan
hanyalah menyebabkan sebanyak mungkin rasa sakit pada Malfoy; tak ada
waktu untuk menarik keluar tongkatnya, dia hanya mengeluarkan kepalan tangan
yang sedang menggenggam Sntich dan membenamkannya sekeras yang dia bisa

