Page 505 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 505

Hermione sedang menulis sepucuk surat yang sangat panjng; dia sudah mengisi

               setengah gulungan perkamen, yang bergantung dari tepi meja. Ron sedang
               berbaring di permadani, mencoba menyelesaikan pekerjaan rumah
               Transfigurasinya.


               'Apa yang menahanmu?' dia bertanya, selagi Harry terbenam ke kursi berlengan
               di samping Hermione.

               Harry tidak menjawab. Dia sedang dalam keadaan terguncang. Setengah bagian

               dari dirinya ingin memberitahu Ron dan Hermione apa yang baru saja terjadi,
               tetapi setengah bagian yang lain ingin membawa rahasia itu dengannya hingga
               ke liang kubur.


               'Apakah kau baik-baik saja, Harry?' Hermione bertanya, sambil menatapnya dari
               atas ujung pena bulunya.

               Harry mengangkat bahu dengan setengah hati. Sejujurnya, dia tidak tahu apakah

               dia baik-baik saja atau tidak. 'Ada apa?' kata Ron sambil bertumpu pada sikunya
               untuk mendapatkan pandangan yang lebih jelas pada Harry. 'Apa yang terjadi?'

               Harry tidak begitu tahu bagaimana mulai memberitahu mereka, dan masih belum

               yakin apakah dia mau berbuat begitu. Persis ketika dia memutuskan untuk tidak
               mengatakan apapun, Hermione mengambil alih masalah itu darinya.

               'Apakah Cho?' dia bertanya dengan nada praktis. 'Apakah dia menyudutkanmu

               setelah pertemuan?'

               Kaku karena terkejut, Harry mengangguk. Ron terkikik-kikik, berhenti ketika

               Hermione meliriknya.

               'Jadi -- er -- apa yang diinginkannya?' dia bertanya dengan nada biasa yang
               mengejek.


               'Dia --' Harry mulai, agak serak, dia berdehem dan mencoba lagi. 'Dia -- er --'


               'Apakah kalian berciuman?' tanya Hermione cepat.


               Ron duduk begitu cepatnya sehingga dia mengakibatkan botol tintanya
               melayang di atas permadani. Sama sekali tidak menghiraukan ini, dia menatap
               Harry lekat-lekat.
   500   501   502   503   504   505   506   507   508   509   510