Page 507 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 507
menyeringai.
'Ron,' kata Hermione dengan suara bermartabat, sambil mencelupkan ujung pena
bulunya ke botol tintanya, 'kau adalah kutil paling tidak sensitif yang pernah
kutemui.'
'Apa maksudnya itu?' kata Ron dengan marah. 'Orang macam apa yang
menangis ketika seseorang menciumnya?'
'Yeah,' kata Harry, sedikit putus asa, 'siapa yang berbuat begitu?'
Hermione memandang mereka berdua dengan ekspresi hampir mengasihani di
wajahnya.
'Tidakkah kalian mengerti bagaimana perasaan Cho pada saat itu?' dia bertanya.
'Tidak,' kata Harry dan Ron bersamaan.
Hermione menghela napas dan meletakkan pena bulunya.
'Well, terang saja, dia merasa sangat sedih, karena meninggalnya Cedric. Lalu
kurasa dia merasa bingung karena dia dulu suka Cedric dan sekarang dia suka
Harry, dan dia tidak bisa menentukan siapa yang lebih disukainya. Lalu dia akan
merasa bersalah, merasa itu penghinaan bagi ingatan pada Cedric untuk
mencium Harry sama sekali, dan dia akan kuatir tentang apa yang mungkin
dikatakan semua orang lainnya mengenai dia kalau dia mulai keluar dengan
Harry. Dan lagipula, dia mungkin tidak bisa menentukan apa perasaanya kepada
Harry, karena dialah yang bersama Cedric sewaktu Cedric mati, jadi semua itu
sangat campur aduk dan menyakitkan. Oh, dan dia takut dia akan dikeluarkan
dari tim Quidditch Ravenclaw karena dia terbang dengan buruk.'
Keheningan singkat akibat rasa terkejut menyambut akhir pidato ini, lalu Ron
berkata, 'Satu orang tidak bisa merasakan semua itu dalam seketika, mereka akan
meledak.'
'Hanya karena kau punya kisaran emosi yang sebesar sendok teh tidak berarti
kami semua begitu,' kata Hermione dengan kejam sambil memungut pena
buluny lagi.
'Dia yang mulai,' kata Harry. 'Aku tidak akan -- dia sepertinya datang begitu saja
kepadaku -- dan berikutnya dia menangis terus -- aku tidak tahu apa yang harus

