Page 691 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 691
saat Dekrit Pendidikan Nomor Dua Puluh Sembilan masuk, Potter, aku akan
diizinkan melakukan semua itu
... dan dia sudah meminta Menteri menandatangani perintah pengusiran Peeves
... oh, keadaan akan sangat berbeda di sekitar sini dengan dia yang memimpin.
Umbridge tampaknya telah berbuat apa saja untuk menarik Filch ke sisinya,
Harry berpikir, dan yang terburuk adalah bahwa dia mungkin akan terbukti
sebagai senjata penting; pengetahuannya tentang jalan-jalan rahasia sekolah itu
dan tempat-tempat persembunyian mungkin hanya kalah oleh si kembar
Weasley.
'Di sinilah kita,' dia berkata, sambil melirik kepada Harry ketika dia mengetuk
tiga kali ke pintu Profesor Umbridge dan mendorongnya membuka. 'Bocah
Potter menemui Anda, Ma'am.'
Kantor Umbridge, begitu akrab bagi Harry dari banyak detensinya, sama seperti
biasa kecuali balok kayu besar yang tergeletak di depan meja tulisnya di mana
huruf-huruf keemasan mengeja kata : KEPALA SEKOLAH. Juga, Fireboltnya
dan Sapu Bersih Fred dan George, yang dilihatnya dengan perih, dirantai dan
digembok ke sebuah pasak besi kokoh di dinding di belakang meja tulis.
Umbridge sedang duduk di belakang meja, sibuk mencorat-coret pada beberapa
perkamen merah jambunya, tetapi dia memandang ke atas dan tersenyum lebar
saat mereka masuk.
'Terima kasih, Argus,' dia berkata dengan manis.
'Tidak sama sekali, Ma'am, tidak sama sekali,' kata Filch sambil membungkuk
serendah yang diperbolehkan rematiknya, dan keluar dengan berjalan mundur.
'Duduk,' kata Umbridge dengan kasar, sambil menunjuk ke sebuah kursi. Harry
duduk. Dia terus mencorat-coret beberapa saat. Harry mengamati beberapa anak
kucing jelek itu melompat-lompat mengitari plakat-plakat di atas kepalanya,
bertanya-tanya kengerian apa yang disimpannya untuk dirinya.
'Well, sekarang,' dia berkata akhirnya, sambil meletakkan pena bulunya dan
mengamatinya dengan puas diri, seperti seekor katak yang baru akan menelan
seekor lalat yang mengandung banyak air. 'Apa yang ingin kamu minum?'
'Apa?' kata Harry, sangat yakin dia salah dengar.

