Page 695 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 695
tengah tangga. Selagi Harry menonton, salah satu Catherine wheel yang lebih
besar kelihatannya memutuskan yang dibutuhkannya adalah lebih banyak ruang
untuk manuver; dia berputar ke arash Umbridge dan Filch dengan bunyi
'wheeeeeeeeee'
menyeramkan. Mereka berdua menjerit ketakutan dan menunduk, dan kembang
api itu membumbung lurus keluar dari jendela di belakang mereka dan
menyeberangi halaman sekolah. Sementara itu, beberapa naga dan seekor
kelelawar ungu besar yang mengeluarkan asap dengan tidak menyenangkan
mengambil peluang dari pintu yang terbuka di ujung koridor dan lolos ke lantai
kedua.
'Cepat, Filch, cepat!' pekik Umbridge, 'mereka akan ada di seluruh sekolah
kecuali kita melakukan sesuatu -- Stupefy!'
Seberkas sinar merah meluncur keluar dari ujung tongkatnya dan mengenai salah
satu roket itu. Bukannya membeku di udara, roket itu meledak dengan kekuatan
sedemikian ruap sehingga melubangi sebuah lukisan seorang penyihir wanita
yang tampak basah di tengah sebuah padang; dia lari tepat pada waktunya,
muncul kembali beberapa detik kemudian ke dalam lukisan berikutnya, di mana
sejumlah penyihir pria yang sedang bermain kartu berdiri terburu-buru untuk
memberinya tempat.
'Jangan Bekukan mereka, Filch!' teriak Umbridge dengan marah, seolah-olah itu
sihiran Filch.
'Anda benar, Kepala Sekolah!' desah Filch, yang sebagai seorang Squib tidak
lebih mungkin Membekukan kembang api itu daripada menelannya. Dia
bergegas ke lemari terdekat, menarik keluar sebuah sapu dan mulai memukul
kembang api di udara, dalam beberapa detik kepala sapu itu menyala.
Harry sudah melihat cukup banyak; sambil tertawa, dia menunduk rendah,
berlari ke sebuah pintu yang dia tahu tersembunyi di belakang sebuah permadani
dinding agak jauh di koridor itu dan menyelinap melaluinya untuk mendapati
Fred dan George bersembunyi tepat di belakangnya, mendengarkan jeritan-
jeritan dan suara bergetar Umbridge dan Filch dengan tawa tertahan.
'Mengesankan,' Harry berkata pelan, sambil menyeringai. 'Sangat mengesankan
...
kalian akan membuat Dr Filibuster bangkrut, tidak masalah ...'

