Page 837 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 837
Dia memandang ke bawah ke bagian belakang kepala hitam berkilat Thestralnya
dan menelan ludah.
'Kementerian Sihir, pintu masuk pengunjung, London, kalau begitu,' dia berkata
dengan tidak yakin. 'Er ... kalau kamu tahu ... ke mana harus pergi ...'
Sejenak Thestral Harry tidak melakukan apapun sama sekali; lalu, dengan
gerakan menyapu yang hampir menjatuhkannya, sayap-sayap di kedua sisi
membentang; kuda itu meringkuk lambat-lambat, lalu meluncur ke atas begitu
cepat dan begitu curam sehingga Harry harus mencengkeramkan lengan dan
kakinya dengan erat pada kuda itu agar tidak meluncur mundur lewat pantatnya
yang kurus. Dia menutup matanya dan menekankan wajahnya ke surai halus
kuda itu sementara mereka melalui ranting-ranting puncak pepohonan dan
membumbung ke luar ke sinar matahari senja semerah darah.
Harry mengira dia belum pernah bergerak begitu cepat: Thestral itu melintas di
atas kastil, sayap-sayapnya yang lebar hampir tidak mengepak, udara sejuk
menampar wajah Harry; matanya dipicingkan melawan angin yang menderu, dia
memandang berkeliling dan melihat kelima temannya membumbung di
belakangnya, masing-masing dari mereka membungkuk serendah mungkin ke
leher Thestral mereka untuk melindungi diri mereka dari aliran udaranya.
Mereka ada di atas halaman sekolah Hogwarts, mereka telah melewati
Hogsmeade; Harry bisa melihat pegunungan dan lembah di bawah mereka.
Ketika sinar matahari mulai menghilang, Harry melihat sekumpulan kecil cahaya
ketika mereka melewati lebih banyak desa, lalu sebuah jalan berliku di mana
sebuah mobil tunggal sedang pulang melalui perbukitan ...
'Ini aneh!' Harry hampir tidak mendengar Ron berteriak dari suatu tempat di
belakangnya dan dia membayangkan bagaimana rasanya ngebut pada ketinggian
ini tanpa pendukung yang kasat mata.
Senja tiba: langit berubah menjadi ungu kehitaman yang ringan dengan bintang-
bintang perak kecil, dan segera saja hanya cahaya dari kota-kota kecil Muggle
memberi mereka eptunjuk seberapa jauh mereka dari tanah, atau seberapa cepat
mereka bergerak. Lengan Harry terbeliti erat ke sekitar leher kudanya selagi dia
memintanya pergi lebih cepat lagi. Berapa banyak waktu yang telah lewat sejak
dia melihat Sirius terbaring di lantai Departemen Misteri? Berapa lama lagi
Sirius akan mampu menahan Voldemort? Yang Harry tahu dengan pasti
hanyalah bahwa ayah angkatnya belum melakukan yang diinginkan Voldemort,
juga dia belum meninggal, karena dia yakin bahwa hasilnya akan mengakibatkan

