Page 876 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 876
kami, atau saksikan teman kecilmu mati dengan cara yang keras!'
Harry tidak harus berpikir; tidak ada pilihan. Ramalan itu panas karena
tangannya yang menggenggamnya ketika dia mengulurkannya. Malfoy
melompat maju untuk mengambilnya.
Lalu, tinggi di atas mereka, dua pintu lagi terbuka dan lima orang berlari cepat
ke dalam ruangan: Sirius, Lupin, Moody, Tonks dan Kingsley.
Malfoy berpaling, dan mengangkat tongkatnya, tetapi Tonks sudah mengirimkan
Mantera Pembeku tepat kepadanya. Harry tidak menunggu untuk melihat apakah
mantera itu kena, melainkan menukik turun dari mimbar menyingkir. Para
Pelahap Maut sepenuhnya teralihkan perhatiannya oleh kemunculan anggota-
anggota Order, yang sekarang menghujani mantera-mantera kepada mereka
selagi mereka melompat dari tiap undakan menuju lantai cekung itu. Melalui
tubuh-tubuh yang berlarian, kilasan-kilasan cahaya, Harry bisa melihat Neville
merangkak. Dia mengelakkan pancaran sinar merah lainnya dan menjatuhkan
dirinya ke tanah untuk meraih Neville.
'Apakah kamu baik-baik saja?' teriaknya, ketika mantera lain membumbung
beberapa inci di atas kepala mereka.
'Ya,' kata Neville, sambil berusaha bangkit.
'Dan Ron?'
'Kukira dia baik -- dia masih betarung degan otak idu waktu adu pegi --'
Lantai batu di antara mereka meledak ketika sebuah mantera menghantamnya,
meninggalkan sebuah lubang di tempat tangan Neville berada beberapa detik
sebelumnya; keduanya berjuang menjauh dari titik itu, lalu sebuah lengan gemuk
keluar entah dari mana, menyambar Harry di sekitar leher dan menariknya
berdiri tegak, sehingga jari-jari kakinya hampir tidak mengenai lantai.
'Berikan kepadaku,' geram sebuah suara di telinganya, 'berikan ramalannya
kepadaku --'
Lelaki itu menekan batang tenggorok Harry begitu ketatnya sehingga dia tidak
bisa bernapas. Melalui mata yang berair dia melihat Sirius sedang berduel
dengan seorang Pelahap Maut sekitar sepuluh kaki jauhnya; Kingsley sedang
melawan dua orang seketika; Tonks, masih setengah jalan di antara bangku-
bangku berderet itu, sedang menembakkan mantera-mantera kepada Bellatrix --

