Page 873 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 873

hentikan --'


               Tetapi pita-pita tipis itu berputar mengelilingi dada Ron sekarang; dia
               menyentak dan menariknya sementara otak itu merapat kepadanya seperti tubuh
               gurita.


               'Diffindo!' jerit Harry, berusaha memutuskan antena-antena yang membelitkan
               diri dengan ketat di sekeliling Ron di hadapannya, tetapi antena-antena itu tidak
               bisa patah. Ron terjatuh, masih memukul-mukul pengikatnya.


               'Harry, benda itu akan mencekiknya!' jerit Ginny, tak bisa bergerak karena mata
               kakinya yang retak di atas lantai -- lalu seberkas sinar merah melayang dari
               tongkat salah satu Pelahap Maut dan mengenainya tepat di wajah. Dia jatuh ke
               samping dan terbaring di sana tidak sadarkan diri.


               'STUBEFY!' teriak Neville, sambil berputar dan melambaikan tongkat Hermione
               kepada Pelahap Maut yang mendekat, 'STUBEFY, STUBEFY!'


               Tetapi tak ada yang terjadi.


               Salah satu Pelahap Maut menembakkan Mantera Pembekunya sendiri kepada
               Neville; meleset beberapa inci. Harry dan Neville sekarang hanya dua orang
               yang tersisa untuk melawan lima Pelahap Maut, dua di antaranya mengirimkan
               aliran sinar perak seperti anak panah yang meleset tetapi meninggalkan lubang-
               lubang di dinding di belakang mereka. Harry lari ketika Bellatrix Lestrange
               mengejarnya: sambil memegang ramalan itu tinggi-tinggi di atas kepalanya, dia
               berlari cepat kembali ke sisi ruangan yang lain; yang bisa dia pikirkan hanyalah
               menarik para Pelahap Maut menjauh dari yang lainnya.


               Tampaknya berhasil; mereka mengejarnya, sambil membuat kursi-kursi dan
               meja-meja melayang tetapip tidak berani menyihir dia kalau-kalau mereka
               merusak ramalan itu, dan dia berlari melalui satu-satunya pintu yang masih
               terbuka, pintu tempat para Pelahap Maut itu sendiri datang, dalam hati berdoa
               bahwa Neville akan tetap bersama Ron dan menemukan suatu cara untuk

               melepaskan dia. Dia lari beberapa kaki ke sebuah ruangan baru dan merasakan
               lantai menghilang --

               Dia jatuh di anak tangga batu yang curam satu demi satu, sambil terpelanting di

               setiap deret sampai akhirnya, dengan hantaman keras yang membuatnya terkejut,
               dia mendarat telentang di lubang cekung tempat atap batu melengkung berdiri di
               atas mimbarnya. Seluruh ruangan itu berdering dengan tawa para Pelahap Maut:
   868   869   870   871   872   873   874   875   876   877   878