Page 12 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 12

Engkaulah getar pertama yang meruntuhkan gerbang tak

           berujungku mengenal hidup
           Engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan dahagaku
           dalam cinta tak bermuara
           Engkaulah matahari Firdausku yang menyinari kata pertama di
           cakrawala aksara



           Kau hadir dengan ketiadaan
           Sederhana dalam ketidakmengertian
           Gerakmu tiada pasti
           Namun aku terus di sini
           Mencintaimu
           Entah kenapa



           Engkaulah gulita yang memupuskan segala batasan dan alasan
           Engkaulah penunjuk jalan menuju palung kekosongan dalam
           samudra terkelam
           Engkaulah sayap tanpa tepi yang membentang menuju tempat
           tak bernama namun terasa ada



           Ajarkan aku,
           Melebur dalam gelap tanpa harus lenyap
           Merengkuh rasa takut tanpa perlu surut
           Bangun dari ilusi namun tak memilih pergi
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17