Page 16 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 16
KEPING 45
Para Pembebas
aktu bergulir tergesa hari itu, menyulap senja
menjadi malam yang hadir terlampau awal.
WLangit sore terasa lebih muram daripada
biasanya, lebih gelap daripada seharusnya. Awan kelabu
membola pekat di pucuk-pucuk Andes dan tak menyisakan
semburat matahari jingga yang semestinya menyapu halus
siluet pegunungan.
Gio merasakan mendung yang sama dalam hatinya.
Dengan langkah ragu ia turun dari bus yang mengantarkannya
ke Pisaq, kota yang berdiri sebagai gerbang pembuka Lembah
Suci Urubamba. Karena tuntutan pekerjaannya di biro
perjalanan, tak terhitung berapa kali sudah ia bolak-balik dari
Cusco ke Lembah Urubamba. Namun, perjalanannya kali ini
berbeda. Gio melangkah dalam gelap. Tak tahu harus ke mana
dan menemui siapa.

