Page 209 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 209

KEPING 18


           merasa berada di dunia sakit jiwa dan orang itulah satu-
           satunya yang waras.

                                                                j
             Lama-kelamaan, artikel-artikel tersebut berubah men adi
           oase. Penyegaran. Dia bisa tertawa, meringis ngilu, atau
           jatuh tertampar. Yang jelas, ia melihat dunia yang lain dari
           hari ke hari.
             Namun, ia juga dibuat lelah. Berkali-kali Rana mencoba

           mengirim pertanyaan, tidak ada satu pun yang dibalas.
           Mung kin ia yang belum mengerti celahnya. Pertanyaan apa
           yang kira-kira layak dianggap  pertanyaan dan dijawab oleh
           sang Supernova.
             Kali pertama ia menulis:


           Supernova, saya benar-benar tersentuh dengan semua
           tulisan Anda. Kalau boleh, saya sendiri ingin berbagi cerita.
           Saya perempuan, 28 tahun, istri dari seorang pria yang baik
           dan sukses. Kalau dilihat sekilas, tidak ada yang kurang dari
           rumah tangga saya. Tapi, beberapa bulan yang lalu, saya
           bertemu pria lain. Dan, kami berdua jatuh cinta. Ia orang
           paling luar biasa yang saya temui. Tapi, sepertinya ada yang
           lebih dari sekadar itu. Ia adalah orang yang PAS. Semoga
           Anda mengerti maksud saya. Dia juga tidak sempurna, sama
           halnya saya atau suami saya. Tapi, dia seperti kepingan
           yang begitu pasnya menempati ruang kosong saya.


           Kami ingin bersama-sama. Yang berarti, saya bercerai dari
           suami saya. Tapi, beban keputusan itu berat sekali.



           198
   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214