Page 272 - In a Blue Moon
P. 272
dengus pelan dan tersenyum. ”Jadi, berhubung aku dan be
berapa orang temanku membuka pusat kebugaran di Chicago,
aku bisa menawarkan keanggotaan seumur hidup kepadamu.
Bebas biaya. Max. PS. Aku masih bersedia menemanimu kalau
kau.”
Alis Sophie terangkat ketika menyadari surat itu berhenti
di sana. ”Sepertinya dia tidak menyelesaikan surat ini,” ko-
mentarnya sambil membolak-balikkan kertas itu, seolah-olah
mencari lanjutannya.
Lucas mengangkat bahu. ”Aku mungkin menarik kertasnya
sebelum dia selesai menulis,” akunya sambil lalu.
Sophie tertawa dan menggeleng-geleng.
Lucas mengamati gadis yang duduk bersandar di samping-
nya sejenak, berpikir apakah ia harus mengatakannya seka-
270
rang atau lain kali. Well, sebaiknya ia mengatakannya seka-
rang. Jadi Lucas pun menarik napas dan berkata, ”Foto itu
tidak seperti yang terlihat.”
Sophie tidak berkata apa-apa, juga tidak menoleh ke arah-
nya.
”Miranda sedang mabuk dan tidak menyadari apa yang
dilakukannya,” lanjut Lucas, berharap sepenuh hati Sophie
percaya padanya. ”Aku tidak menciumnya.”
Sophie masih tidak berkomentar. Namun, ketika Lucas
mulai berpikir gadis itu sungguh sedang melamun dan tidak
mendengar kata-katanya, Sophie Wilson menoleh ke arahnya
dan berkata, ”Aku juga tidak mencium Adrian.”
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 270 3/30/2015 10:43:29 AM

