Page 271 - In a Blue Moon
P. 271
Sophie terlihat agak ragu, namun ia menerima kedua
amplop itu dan memilih membuka amplop putih lebih dulu.
”Dear Sophie,” Sophie mulai membaca. Ia melirik Lucas
sekilas, berdeham pelan, dan melanjutkan, ”Dalam kesempatan
ini aku ingin meminta maaf setulustulusnya atas segala ke
sulitan yang pernah kutimbulkan padamu di masa sekolah kita
dulu, termasuk ketika aku membuatmu jatuh terjerembap di
koridor. Percayalah padaku apabila kukatakan bahwa aku sung
guhsungguh menyesali sikapku dulu.” Sophie meringis. ”Sebagai
tanda permintaan maaf, aku bersedia menawarkan jasaku se
bagai arsitek apabila suatu saat kau membutuhkannya. Gratis.
Salam hangat, Toby Grant.”
Sophie menoleh menatap Lucas. ”Kau yang menyuruhnya
menulis ini?” tanyanya.
269
Lucas tidak menjawab. ”Masih ada satu lagi,” katanya sam-
bil menunjuk amplop kedua di tangan Sophie.
Sophie menyipitkan mata, namun ia membuka amplop
kuning yang ditunjuk Lucas.
”Dear Sophie,” Sophie membaca. ”Sebenarnya aku ingin me
neleponmu dan mengutarakan penyesalanku secara langsung
kepadamu, tapi Lucas tidak bersedia memberikan nomor tele
ponmu kepadaku dan malah menyuruhku meminta maaf secara
tertulis. Kuharap kau bersedia memaafkan segala kesalahan
yang pernah kulakukan padamu dulu. Karena Lucas berkata
bahwa aku harus menawarkan sesuatu sebagai permintaan
maaf, maka kuputuskan untuk menawarkan diri menemanimu
apabila kau datang berkunjung ke Chicago. Oke, baiklah. Aku
hanya bercanda. Lucas tidak suka aku bercanda.” Sophie men-
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 269 3/30/2015 10:43:29 AM

