Page 270 - In a Blue Moon
P. 270

Jenna	 tersenyum	 kecil	 dan	 mengangkat	 bahu.	 ”Baiklah.
                  Akan	kukatakan	kepada	Sophie	bahwa	kau	menunggunya.”
                    Lima	 belas	 menit	 kemudian,	 pintu	 kamar	 rawat	 Thomas
                  Wilson	terbuka.	Lucas	mengangkat	wajah	dari	majalah	yang
                  sedang	 dibacanya	 dan	 melihat	 Sophie	 melangkah	 keluar.	 Ia
                  lega	melihat	wajah	gadis	itu	tidak	lagi	pucat.

                    ”Bagaimana	 keadaan	 kakekmu?”	 tanya	 Lucas	 setelah
                  Sophie	menghampirinya.
                    Sophie	mendesah	perlahan	dan	duduk	di	kursi	di	samping
                  Lucas.	”Baik,”	sahutnya	sambil	tersenyum	kecil.	”Dan	sudah
                  tidak	sabar	ingin	pulang.”
                    ”Itu	 berita	 bagus.”	 Lucas	 menatap	 Sophie	 sejenak.	 ”Dan
                  bagaimana	keadaanmu?”
                    ”Lega,”	sahutnya	sambil	mengembuskan	napas.	”Dan	me-
          268
                  nyesal	karena	aku	tidak	datang	lebih	awal.”
                    ”Maafkan	aku,”	gumam	Lucas.
                    Sophie	menoleh	menatapnya	dengan	alis	terangkat.	”Bukan
                  salahmu.”
                    Lucas	tidak	berkata	apa-apa.
                    ”Terima	 kasih	 karena	 sudah	 mengantarku	 ke	 sini,”	 lanjut
                  Sophie	sambil	tersenyum	singkat.	”Aku	akan	pulang	bersama
                  kakakku	nanti,	jadi	kau	bisa	pulang	kalau	kau	mau,	Lucas.”

                    ”Omong-omong,”	kata	Lucas	sambil	merogoh	saku	bagian
                  dalam	jaketnya,	”ada	yang	ingin	kuberikan	kepadamu.”	Ia	me-
                  ngeluarkan	dua	lembar	amplop	berbeda	warna	dan	mengulur-
                  kannya	kepada	Sophie.	”Dari	Toby	dan	Max.”
                    Alis	Sophie	berkerut	samar.	”Siapa?”
                    ”Bacalah.”







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   268                     3/30/2015   10:43:29 AM
   265   266   267   268   269   270   271   272   273   274   275