Page 279 - In a Blue Moon
P. 279
”Ya Tuhan. Dia memberimu bunga. Aku bersumpah Lucas
Ford adalah laki-laki paling romantis yang pernah ku temui.”
”Apakah itu artinya kalian masih tetap bertunangan?”
”Apakah dia memberikan penjelasan tentang foto itu?”
”Bagaimana caranya meminta maaf kepadamu?”
”Kuharap kau membuatnya mengemis-ngemis lebih dulu.”
Sophie memutar bola matanya, masih sambil tersenyum,
dan berjalan ke dapur, mencari sesuatu yang bisa dijadikan
vas bunga. Aneh sekali bagaimana bunga bisa membuat sese-
orang gembira, pikir Sophie sementara ia menata bunga-
bunganya. Dan aneh sekali bagaimana bunga membuat sese-
orang tidak bisa berhenti tersenyum.
Sophie menggeleng-geleng dan membawa vas bunganya
kembali ke bagian depan toko, di sana Christina dan Alison
277
sedang melayani beberapa orang pelanggan yang baru datang.
Sophie sedang meletakkan vas bunganya di meja di dekat
jendela ketika ia mendengar salah seorang pelanggan berkata,
”Sophie Wilson?”
Sophie berbalik, melihat Christina menggeleng untuk
menjawab pertanyaan yang ditujukan kepadanya dan menun-
juk Sophie. ”Itu Sophie Wilson.”
”Halo. Aku Sophie,” kata Sophie dan menghampiri pe-
langgan wanita berambut pirang itu. ”Ada yang bisa ku-
bantu?”
Wanita itu memperkenalkan diri sebagai rekan kerja
Adrian dan ia datang ke sini atas rekomendasi Adrian.
”Putraku akan berulang tahun yang kelima minggu depan,
jadi aku akan membutuhkan bermacam-macam kue,” jelas
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 277 3/30/2015 10:43:30 AM

