Page 282 - In a Blue Moon
P. 282

ris	 mengacaukan	 hubungannya	 dengan	 Sophie	 kemarin.
                  ”Mungkin	saja,”	gumamnya.
                    Terdengar	 ketukan	 di	 pintu.	 Jared	 berdiri	 dan	 berkata,
                  ”Baiklah.	Akan	kutinggalkan	kalian	berdua	untuk	bicara.”	Ia
                  mengumpulkan	berkas-berkasnya,	berjalan	ke	arah	pintu	dan
                  membukanya.	”Miranda.	Silakan.”

                    ”Terima	 kasih,	 Jared,”	 balas	 Miranda	 sambil	 melangkah
                  masuk.	”Halo,	Lucas.”
                    Lucas	berdiri	dari	kursinya	dan	menggerakkan	tangan	ke
                  arah	kursi	yang	tadi	diduduki	Jared,	mempersilakan	Miranda
                  duduk.	”Halo,	Miranda.	Ada	yang	bisa	kubantu?”
                    Miranda	 duduk	 dan	 menyilangkan	 kakinya	 yang	 panjang
                  dan	 terbungkus	 celana	 jins	 ketat	 serta	 sepatu	 bot	 tinggi.	 Ia
                  menunggu	sampai	Jared	keluar	dan	menutup	pintu	sebelum
          280
                  berkata,	”Apakah	kau	tahu	ada	artikel	yang	beredar	tentang
                  kita	berdua?”
                    Lucas	duduk	kembali	dan	bersandar	dengan	perlahan.	”Ya,”
                  sahutnya.
                    Miranda	terlihat	kaget.	”Kau	tahu?”
                    ”Ya,”	kata	Lucas	sekali	lagi.
                    Miranda	tersenyum	kecil.	”Dan	kau	tidak	kesal?”
                    Lucas	 mengangkat	 bahu.	 ”Kita	 hanya	 perlu	 mengatakan

                  yang	sebenarnya	apabila	ada	yang	bertanya.”
                    Senyum	Miranda	melebar.	”Maksudmu...?”
                    ”Bahwa	kita	sebenarnya	tidak	punya	hubungan	apa-apa.”
                    ”Oh.”
                    ”Karena	 kau	 yang	 jauh	 lebih	 sering	 diwawancara,	 bagai-
                  mana	 kalau	 kau	 saja	 yang	 meluruskan	 masalah	 ini?”	 lanjut







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   280                     3/30/2015   10:43:30 AM
   277   278   279   280   281   282   283   284   285   286   287